CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 2 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Timnas Indonesia U-23 Dipermalukan Mali! Kebobolan Cepat, Serangan Tumpul, Lini Belakang Rapuh

pri
16 November 2025
Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 Kakang Rudianto (kiri) berusaha mengadang pesepak bola Mali U-22 Maulaye Haidara (keduaa kiri) pada pertandingan persahabatan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 Kakang Rudianto (kiri) berusaha mengadang pesepak bola Mali U-22 Maulaye Haidara (keduaa kiri) pada pertandingan persahabatan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Mali U-23 setelah kalah telak 0-3 dalam laga uji coba internasional di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu malam. Penampilan Garuda Muda jauh dari ideal, terutama pada awal pertandingan ketika Mali langsung menggempur dengan agresivitas tinggi. Akibatnya Timnas Indonesia U-23 kebobolan cepat akibat lini pertahanan yang rapuh.

Gol cepat Mali membuat mental anak-anak asuhan Indra Sjafri goyah. Upaya membangun serangan memang terlihat, namun buruknya penyelesaian akhir membuat Indonesia kesulitan menembus pertahanan tim asal Afrika tersebut.

Gol Cepat Mali dan Lini Pertahanan Indonesia yang Rapuh

Laga baru berjalan lima menit ketika Mali sukses membuka keunggulan. Lewat situasi sepak pojok, Selou Doucoure menyundul bola ke gawang Indonesia tanpa penjagaan ketat. Organisasi pertahanan yang buruk membuat Indonesia langsung tertekan sejak awal.

Baca juga:   Malaysia hingga Rusia Berebut Lawan Indonesia

Setelah kebobolan, Indonesia mencoba tampil lebih agresif. Peluang sempat lahir lewat aksi Dony Tri, Mauro Zijlstra, Ivar Jenner, hingga Rafael Struick, namun tak satu pun berbuah gol. Mali yang tampil lebih tenang kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-35.

Wilson Samake melakukan penetrasi individu dan melewati barisan bek Indonesia sebelum menceploskan bola dengan penyelesaian dingin. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Perubahan Babak Kedua: Lebih Menekan, Tapi Masih Tumpul, Lini Prtahanan Tetap Rapuh

Masuk babak kedua, Indra Sjafri memasukkan Wigi Pratama menggantikan Rahmat Arjuna yang mengalami cedera. Perubahan ini membuat Indonesia tampil lebih agresif di sektor sayap.

Baca juga:   Stand Up Comedy Kepemiluan KPU Jabar: Komedi dan Keceriaan Menyambut Pilkada 2024

Namun, ketajaman masih menjadi masalah utama. Sebuah peluang dari tendangan bebas setelah Ivar Jenner dilanggar pada menit ke-55 tidak mampu dimanfaatkan. Sepakan Dony Tri hanya melayang di atas gawang.

Di saat Indonesia meningkatkan tekanan, Mali tetap berbahaya melalui serangan balik cepat. Sekou Kone sempat memaksa Cahya Supriadi melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-73.

Walau penguasaan bola Indonesia meningkat karena pressing Mali mulai menurun, Garuda Muda tetap gagal memecah kebuntuan. Penetrasi ke kotak penalti tidak pernah diakhiri dengan penyelesaian akhir yang efektif.

Baca juga:   Deretan Nama Pemain Timnas Indonesia U-23 di SEA GAMES 2021

Gol Ketiga Mali Tutup Laga, Indonesia Harus Evaluasi Menyeluruh

Ketika pertandingan memasuki injury time, kesalahan fatal kembali terjadi di lini belakang. Moulaye Haidara memanfaatkan kelengahan pemain bertahan Indonesia dan mencetak gol ketiga untuk Mali.

Gol tersebut sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Mali U-23.

Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi Timnas Indonesia U-23, khususnya dalam hal stabilitas pertahanan, transisi bertahan, dan efektivitas penyelesaian akhir. Laga kedua melawan Mali pada 18 November mendatang menjadi kesempatan bagi Indra Sjafri untuk melakukan evaluasi besar-besaran sebelum menghadapi SEA Games 2025.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Berita Timnas IndonesiaGaruda Mudahasil timnas u-23Indonesia vs Mali U-23Indra sjafriIvar Jennerlaga uji coba internasionalMali U-23Rafael Struicksepak bola indonesiaStadion Pakansaritimnas Indonesia U-23uji coba Timnas U-23


Related Posts

Timnas U-17 Indonesia kalah tipis dari Arab Saudi menjelang Piala Asia U-17 2026. (SAFF.COM.SA)
HEADLINE

Persiapan Piala Asia U-17 2026: Garuda Asia Petik Pelajaran Berharga Usai Uji Coba Lawan Arab Saudi

29 April 2026
Klasemen Super Liga Indonesia 2026
HEADLINE

Persaingan Memanas! Persib vs Borneo FC Bak Arsenal vs Man City di Puncak Super Liga 2026

25 April 2026
Persib vs Arema FC
HEADLINE

Persib Wajib Sapu Bersih! Ultimatum Pemain Jelang Duel Panas Lawan Arema FC

23 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Simone Inzaghi. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)
HEADLINE

Kepala Wasit Gianluca Rocchi Diinvestigasi, Simone Inzaghi Tak Terima Inter Milan Dikaitkan

2 Mei 2026

MILAN, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Italia kembali diguncang isu miring. Kepala wasit Serie A dan Serie B,...

Syelomitha Wongkar jadi salah satu kandidat pengganti Megawati Hangestri di Timas Voli Putri Indonesia. (ANTARA FOTO)

Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri, PBVSI Siapkan Empat Nama Pengganti

1 Mei 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20 saat dirinya berseragam Bhayangkara U-20 di kompetisi EPA (Elite Pro Academy) Super League, di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026). (Istimewa)

Buntut Tendangan Kungfu, Komdis PSSI Hukum Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis Larangan Bertanding Satu Tahun

1 Mei 2026
Cristiano Ronaldo. (AFP)

Mendekati Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Akui Akhir Karier Legendarisnya Sudah di Depan Mata

1 Mei 2026
Foto: Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket via Getty Images

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

1 Mei 2026

Highlights

Mendekati Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Akui Akhir Karier Legendarisnya Sudah di Depan Mata

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

Tolak Wacana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina: Memalukan dan Khayalan!

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

Gusur Borneo FC, Persib Bandung Amankan Takhta Klasemen Super League Akhir April 2026

Libur May Day, Lalu Lintas Lembang Dipadati Ribuan Kendaraan Wisatawan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.