CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 1 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Buntut Tendangan Kungfu, Komdis PSSI Hukum Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis Larangan Bertanding Satu Tahun

pri
1 Mei 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20 saat dirinya berseragam Bhayangkara U-20 di kompetisi EPA (Elite Pro Academy) Super League, di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026). (Istimewa)

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20 saat dirinya berseragam Bhayangkara U-20 di kompetisi EPA (Elite Pro Academy) Super League, di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026). (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SEMARANG, WWW.PASJABAR.COM – Komite Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya mengeluarkan keputusan tegas terkait insiden “tendangan kungfu” yang mewarnai laga pekan ke-32 Elite Pro Academy (EPA) U-20 2025/2026. Pertandingan antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4/2026) lalu berujung pada sanksi berat bagi pemain kedua tim.

Sanksi Berat Larangan Bermain Satu Tahun

Berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI, pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto, dijatuhi hukuman larangan bermain selama satu tahun. Sanksi ini diberikan setelah Fadly terbukti melakukan aksi berbahaya berupa “tendangan kungfu” terhadap pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis.

Baca juga:   Naturalisasi Kevin Diks Berjalan Mulus

Mengejutkannya, Rakha Nurkholis yang menjadi korban dalam insiden tersebut juga mendapatkan hukuman serupa, yakni larangan bermain selama satu tahun.

Kekecewaan dan Rencana Banding Dewa United

Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, membenarkan bahwa pihak klub telah menerima surat keputusan sanksi tersebut. Ardian mengaku terkejut karena Rakha juga turut dihukum berat oleh Komdis PSSI.

“Sanksi untuk Dewa United U-20 sudah turun. Ada hukuman larangan bermain satu tahun (Rakha Nurkholis),” ujar Ardian.

Ia menambahkan bahwa saat ini manajemen sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding.

“Lagi dipertimbangkan untuk banding karena kami sedang mengumpulkan bukti-buktinya. Tujuannya biar Komdis PSSI juga bisa menilai seharusnya seperti apa,” lanjutnya, sembari berharap Komdis PSSI bisa bertindak lebih adil.

Mediasi dan Perdamaian Kedua Pihak

Sebelum sanksi ini turun, sebenarnya kedua pemain dan klub telah menempuh jalur damai. Skuad Bhayangkara FC U-20 telah mendatangi Dewa United Arena di Tangerang pekan lalu untuk melakukan mediasi.

Baca juga:   Southampton Kembali ke Liga Primer Inggris Musim Depan

Dalam pertemuan tersebut, Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Pihak Dewa United U-20 juga memutuskan untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum demi menjaga masa depan para pemain muda tersebut.

“Kami saling memaafkan dan biar sama-sama belajar untuk ke depannya. Masa depan pemain juga masih jauh,” tutup Ardian.

Ringkasan Kasus Insiden EPA U-20

  • Pertandingan: Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20.

  • Waktu & Tempat: Minggu, 19 April 2026 di Stadion Citarum, Semarang.

  • Pelanggaran: Aksi tendangan kungfu oleh Fadly Alberto kepada Rakha Nurkholis.

  • Hukuman: Larangan bermain 1 tahun untuk kedua pemain.

  • Status Klub: Dewa United sedang mempertimbangkan banding.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Ardian Satya Negaraberita bola nasionalBhayangkara FC U-20Dewa United U-20Elite Pro AcademyElite Pro Academy 2026EPA U-20Fadly AlbertoFadly Alberto Bhayangkara FCKomdis PSSIpssiRakha NurkholisRakha Nurkholis Dewa UnitedSanksi Komdis PSSI EPA U-20 2026Tendangan Kungfu EPA U-20


Related Posts

Sanksi Fadly Alberto
PASOLAHRAGA

PSSI dan I.League Kecam Keras Insiden Tidak Sportif Fadly Alberto

23 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026
Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)
HEADLINE

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Syelomitha Wongkar jadi salah satu kandidat pengganti Megawati Hangestri di Timas Voli Putri Indonesia. (ANTARA FOTO)
HEADLINE

Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri, PBVSI Siapkan Empat Nama Pengganti

1 Mei 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Kabar mengejutkan datang dari dunia bola voli tanah air. Bintang voli putri Indonesia, Megawati...

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20 saat dirinya berseragam Bhayangkara U-20 di kompetisi EPA (Elite Pro Academy) Super League, di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026). (Istimewa)

Buntut Tendangan Kungfu, Komdis PSSI Hukum Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis Larangan Bertanding Satu Tahun

1 Mei 2026
Cristiano Ronaldo. (AFP)

Mendekati Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Akui Akhir Karier Legendarisnya Sudah di Depan Mata

1 Mei 2026
Foto: Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket via Getty Images

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

1 Mei 2026
Foto: UEFA via Getty Images/Mattia Ozbot - UEFA

Tolak Wacana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina: Memalukan dan Khayalan!

1 Mei 2026

Highlights

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

Tolak Wacana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina: Memalukan dan Khayalan!

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

Gusur Borneo FC, Persib Bandung Amankan Takhta Klasemen Super League Akhir April 2026

Libur May Day, Lalu Lintas Lembang Dipadati Ribuan Kendaraan Wisatawan

Marc Klok Bongkar Amarah Bojan Hodak di Ruang Ganti

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.