CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Festival Cireundeu 2025 Pecahkan Antusiasme Warga! Tradisi Sakral & Ketahanan Pangan Lokal Jadi Sorotan Nasional

Uby
17 November 2025
Festival Cireundeu 2025 di Cimahi kembali digelar meriah. Warga mengenakan adat Sunda, arak-arakan jampana, hingga pesan penting soal tradisi dan ketahanan pangan lokal. (Uby/pasjabar)

Festival Cireundeu 2025 di Cimahi kembali digelar meriah. Warga mengenakan adat Sunda, arak-arakan jampana, hingga pesan penting soal tradisi dan ketahanan pangan lokal. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Cimahi, www.pasjabar.com — Tradisi lokal kembali menjadi pusat perhatian di Kota Cimahi setelah Festival Cireundeu 2025 digelar di Kampung Adat Cireundeu, Minggu (16/11/2025). Acara tahunan ini berlangsung meriah dan penuh warna, menghadirkan antusiasme ratusan warga yang mengenakan pakaian adat khas Sunda sejak pagi hari.

Festival Cireundeu tahun ini dinilai semakin relevan, terutama di tengah kekhawatiran akan pudarnya tradisi lokal dan melemahnya ketahanan pangan perkotaan. Pemerintah Kota Cimahi menjadikan festival ini sebagai ruang refleksi bersama, agar masyarakat tidak melupakan kearifan lokal yang menjadi identitas dan kekuatan budaya.

Kampung Adat Cireundeu, yang dikenal dengan filosofi hidup sederhana serta pola makan khas berbasis singkong, menjadi pusat perhatian para pengunjung dan peneliti yang datang dari berbagai daerah.

Baca juga:   Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Hadiri Upacara HUT RI di Lapangan Gasibu Bandung

Kemeriahan Parade Jampana dan Kesenian Sunda

Sejak memasuki pintu gerbang Kampung Adat Cireundeu, suasana festival sudah terasa begitu kental. Forkopimda Kota Cimahi disambut dengan alunan musik tradisional dan pertunjukan seni khas Sunda yang ditampilkan secara bergantian. Para penampil menghadirkan berbagai kesenian tradisional mulai dari pencak silat, tarian adat, hingga musik gamelan Sunda.

Salah satu acara yang paling ditunggu adalah arak-arakan jampana, yang menampilkan aneka hasil bumi dari setiap kelurahan di Kota Cimahi. Parade jampana menjadi simbol kesuburan tanah dan apresiasi masyarakat terhadap anugerah alam yang menopang kehidupan mereka.

Tradisi ini sekaligus menjadi bentuk syukur atas keberlanjutan pertanian lokal yang masih dipertahankan di tengah gempuran modernisasi kota.

Baca juga:   Jelang Idul Adha, Plt Wali Kota Cimahi Sidak Harga di Pasar

Pesan Walikota Cimahi: Gotong Royong dan Kelestarian Tradisi

Walikota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan pesan penting terkait esensi festival ini. Ia menegaskan bahwa Festival Cireundeu bukan hanya acara hiburan, tetapi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya gotong royong sebagai identitas sosial warga Cimahi.

Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, khususnya pertanian lokal yang mulai terdesak perkembangan kota.

“Festival ini menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong. Kita harus menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk pertanian lokal yang semakin terdesak perkembangan kota,” ujar Ngatiyana.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat masyarakat Cireundeu yang tetap menjaga tradisi leluhur dalam kehidupan sehari-hari.

Kearifan Pangan Cireundeu: Singkong sebagai Identitas Lokal

Salah satu daya tarik terbesar Kampung Adat Cireundeu adalah ketahanan pangan berbasis singkong. Sesepuh kampung, Abah Widi, mengatakan bahwa masyarakat setempat secara turun-temurun tidak mengonsumsi nasi, melainkan menjadikan singkong sebagai makanan pokok.

Baca juga:   Pemkot Cimahi Gelar Kirab Budaya Ngarak Cai

Tradisi pangan ini menarik minat banyak peneliti dalam dan luar negeri yang ingin mempelajari pola ketahanan pangan Cireundeu. Selain itu, pola hidup berbasis singkong telah menjadi identitas kuat yang membedakan kampung ini dari wilayah lain di Jawa Barat.

“Banyak wisatawan dan peneliti datang ke Cireundeu. Mereka ingin tahu bagaimana ketahanan pangan kami yang tidak bergantung pada nasi,” ungkap Abah Widi.

Festival Cireundeu, dengan arak-arakan jampana sebagai ciri khas, merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas keberlanjutan tradisi dan pangan lokal yang terjaga hingga kini. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Abah Widiberita Cimahi terbarubudaya sundacimahifestival adat SundaFestival Cireundeu 2025jampana Cimahikampung adat cireundeuketahanan pangan CimahiNgatiyanasingkong Cireundeutradisi lokal


Related Posts

STKIP Pasundan semifinal
HEADLINE

Tim Putra Putri STKIP Pasundan Melaju ke Babak Semifinal Campus League National 2025

5 Desember 2025
STKIP Pasundan Final
HEADLINE

Lolos Final Campus League Jakarta STKIP Pasundan Cimahi Optimis Kawinkan Gelar

1 Desember 2025
Kenaikan UMK
HEADLINE

Wali Kota Cimahi Minta Buruh Tak Terprovokasi Isu Kenaikan UMK

25 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
HEADLINE

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang kritik terus menghantam Old Trafford pasca-keputusan manajemen Manchester United memecat Ruben Amorim dari...

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026
Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026
Ilustrasi Arsenal vs Liverpool. Foto: AFP/Darren Staples.

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

8 Januari 2026

Highlights

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.