Madrid, www.pasjabar.com – Manchester City sukses menuntaskan “tugas raksasa” mereka dengan meraih kemenangan tipis 2-1 atas Real Madrid pada matchday ke-6 fase grup Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Kamis (11/12/2025) dini hari WIB. Kemenangan comeback ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan, menurut pelatih Pep Guardiola nilai kemenangan di Bernabeu pengalaman berharga bagi skuadnya, terutama bagi anggota tim yang baru.
Bagi The Citizens, kunjungan ke Bernabeu ibarat menembus tembok tebal. Tiga lawatan terakhir mereka sebelumnya selalu berujung pada hasil yang tidak maksimal. Kesulitan itu langsung terasa ketika tuan rumah unggul 1-0 pada menit ke-28 lewat gol indah Rodrygo Goes.
Comeback Penuh Semangat di Kandang Angker
Tertinggal lebih dulu, kegigihan dan perlawanan sengit City akhirnya membuahkan hasil manis. Mereka berhasil membalikkan keadaan di kandang Madrid yang dikenal angker tersebut.
Comeback City diawali oleh gol penyeimbang dari Nico O’Reilly pada menit ke-35. Gol perdana O’Reilly di Liga Champions ini membuat skor menjadi 1-1. Menjelang turun minum, striker andalan, Erling Haaland, membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui sepakan penalti setelah dijatuhkan di kotak terlarang. Gol ini sekaligus menjadi gol perdana Haaland ke gawang Real Madrid.
Skor 2-1 bertahan hingga akhir, mengamankan kemenangan berharga bagi City. Berkat tambahan tiga poin ini, Man City menduduki peringkat keempat di klasemen fase liga Liga Champions dengan koleksi 13 poin.
Pep Guardiola Nilai Kemenangan di Bernabeu Pengalaman Berharga
Pelatih Pep Guardiola mengungkapkan kebahagiaannya atas hasil ini, namun tetap memberikan catatan kritis. Ia mengakui betapa sulitnya meraih kemenangan di stadion legendaris tersebut.
“Menang di Bernabeu adalah tugas yang sangat besar, benar-benar tugas yang sangat besar, terutama dalam kompetisi ini, jangan salah paham,” ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi Man City.
Meskipun demikian, Guardiola menekankan bahwa performa tim harus ditingkatkan lagi. Ia melihat kemenangan ini baru sekadar pengalaman, bukan puncak performa. “Pada Februari dan Maret, kami harus mampu melewati level untuk mencapai semifinal dan final, yang membutuhkan performa yang lebih baik daripada hari ini. Tidak cukup hanya berada di sana,” tegasnya.
Pengalaman Krusial bagi Skuad Baru City
Fokus utama Guardiola terletak pada nilai pengalaman dari kemenangan ini. Ia menyoroti bahwa sebagian besar skuadnya berisikan pemain yang baru pertama kali bertandang ke Bernabeu.
“Lima, enam, atau tujuh pemain datang ke sini untuk pertama kalinya dan kami harus mengalami pengalaman itu,” jelas Guardiola.
Mengalami kemenangan di tempat-tempat bertekanan tinggi seperti Bernabeu, Anfield, atau markas Dortmund dan Barcelona, dianggap Guardiola sebagai bagian penting dari proses kematangan tim. Kemenangan melawan tim sekelas Real Madrid menjadi modal mental yang tak ternilai. Guardiola yakin pengalaman ini akan membantu Haaland dan rekan-rekannya untuk berkembang dan menjadi lebih baik saat melangkah ke fase gugur di masa mendatang.










