BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebuah pohon mahoni berukuran raksasa tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Cihapit, Kota Bandung, pada Kamis (11/12/2025) pagi.
Pohon yang diperkirakan berusia lebih dari seratus tahun, dengan tinggi mencapai 20 meter dan diameter sekitar satu meter itu roboh secara tiba-tiba.
Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bangunan rumah dan dua unit mobil yang terparkir di halaman. Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pohon di kawasan Cihapit tersebut tumbang saat cuaca di Bandung dilaporkan tengah mengalami curah hujan tinggi. Faktor usia pohon yang sudah tua juga diduga menjadi penyebab utama kelemahannya hingga akhirnya tidak mampu menopang batang besar yang dimilikinya.
Warga sekitar sempat panik saat mendengar suara dentuman keras ketika pohon tersebut roboh.
Pemilik Sudah Lapor, Petugas Bergerak Cepat
Pemilik rumah, Boby Nugraha, mengatakan pohon mahoni tersebut sudah lama menunjukkan tanda-tanda miring. Ia mengaku telah beberapa kali menyampaikan laporan ke dinas terkait, tetapi belum mendapatkan respons konkret.
“Saya sudah lapor, bahkan lebih dari sekali. Kondisinya memang sudah miring dan mengkhawatirkan. Sayangnya belum ada tindak lanjut sampai akhirnya kejadian ini terjadi,” ujar Boby.
Akibat tumbangnya pohon, bagian pagar, kanopi, serta atap rumah mengalami kerusakan parah. Dua mobil yang tertimpa juga mengalami kerusakan meski tidak seberat kondisi bangunan.
Tidak lama setelah insiden, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Diskar) Kota Bandung dan Dinas Pertamanan serta Pemakaman langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
Proses pemotongan batang pohon berlangsung cukup lama mengingat ukurannya yang sangat besar dan posisinya menimpa bagian struktur rumah.
Kabid Penyelamatan Diskar Kota Bandung, Imanuel, memastikan penanganan dilakukan secara hati-hati.
“Kami mengutamakan keamanan, agar tidak menambah kerusakan pada bangunan maupun risiko bagi warga,” kata Imanuel.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. (ave)












