WWW.PASJABAR.COM – Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Kabupaten Indramayu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Indramayu, dan Unpad menggelar rapat koordinasi di Aula Bappedalitbang Kabupaten Indramayu, Selasa (23/12/2025).
Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat dukungan lintas sektor agar pelaksanaan KKN berjalan optimal.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Indramayu Lucky Hakim, serta Direktur Pendidikan Non Gelar (PNG) Unpad Erli Sarilita.
Turut hadir pula 30 camat dan 157 kuwu (kepala desa) se-Kabupaten Indramayu yang wilayahnya akan menjadi lokasi KKN mahasiswa Unpad.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengimbau seluruh camat dan kepala desa untuk mendukung penuh kehadiran mahasiswa KKN Unpad. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam pelaksanaan program yang berfokus pada penanganan kemiskinan dan pengelolaan sampah di desa-desa.
“Indramayu memang masih tergolong daerah dengan tingkat kemiskinan cukup tinggi, namun bukan daerah yang terbelakang. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan bisa menjadi penggerak perubahan,” ujar Lucky Hakim, dilansir dari unpad.ac.id.
Fokus Penanganan Kemiskinan dan Pengelolaan Sampah
Sebagai bentuk komitmen, Bupati Indramayu dijadwalkan akan menjemput langsung para mahasiswa KKN Unpad di Kampus Jatinangor pada 9 Januari 2026. Langkah tersebut sekaligus menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan pengabdian mahasiswa.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman berharap pelaksanaan KKN Unpad di Indramayu dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak. Ia menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat desa.
Sementara itu, Direktur PNG Unpad Erli Sarilita menyampaikan bahwa KKN merupakan ajang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sosial di masyarakat. Di sisi lain, masyarakat juga akan memperoleh manfaat nyata dari program-program yang dijalankan mahasiswa KKN.
Sebanyak 2.635 mahasiswa Unpad akan terlibat dalam KKN di Kabupaten Indramayu. Unpad mengusung tema utama pengelolaan sampah, serta menyediakan sembilan tema pilihan lain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa lokasi KKN.
“Kami berharap KKN ini menjadi proses belajar bersama antara mahasiswa dan masyarakat, terutama dalam upaya penanganan kemiskinan,” ujar Erli. (*)












