BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Jawa Barat menjelang dibukanya bursa transfer Januari 2026. Bek asing andalan Persib Bandung, Federico Barba, dilaporkan tengah menjadi incaran serius klub kasta kedua Liga Italia (Serie B), Delfino Pescara.
Isu yang awalnya hanya ramai diperbincangkan di media sosial ini kini semakin menguat setelah media terkemuka asal Italia turut mengulas ketertarikan klub berjuluk I Delfini tersebut.
Federico Barba, yang merupakan pemain kelahiran Roma tahun 1993, dinilai memiliki profil yang sangat dibutuhkan Pescara untuk memperbaiki lini pertahanan mereka.
Namun, bagi suporter setia Persib Bandung, kabar ini tentu menimbulkan kekhawatiran sekaligus tanda tanya mengenai masa depan sang bek kidal di bawah asuhan pelatih Bojan Hodak.
Target Utama Pescara: Memulangkan Bek Berpengalaman dari Indonesia
Media asal Italia, il Centro, secara spesifik menyebut nama Federico Barba sebagai target prioritas manajemen Pescara.
Pengalamannya merumput di berbagai liga elit Eropa sebelum mendarat di Liga Super Indonesia menjadi alasan utama mengapa klub Serie B tersebut sangat menginginkan jasanya.
Pescara saat ini sedang berupaya keras untuk merombak komposisi skuad demi menjauh dari zona merah.
“Target utama adalah Federico Barba, bek kidal kelahiran 1993, yang saat ini bermain di Liga Super Indonesia,” tulis laporan il Centro.
Ketertarikan Pescara ini menunjukkan bahwa meski bermain di Asia, kualitas Barba tetap terpantau oleh radar klub-klub Eropa yang membutuhkan tenaga pemain berpengalaman untuk misi penyelamatan tim.
Kendala Finansial dan Kontrak: Kabar Baik untuk Bobotoh
Meskipun Pescara sangat berminat, ada beberapa hambatan besar yang membuat proses kepindahan ini tidak akan berjalan mudah.
Faktor pertama adalah status Federico Barba yang masih terikat kontrak profesional dengan Persib Bandung.
Manajemen Persib dipastikan tidak akan melepas pemain pilar mereka begitu saja tanpa adanya tawaran yang benar-benar menguntungkan bagi klub.
Selain masalah kontrak, kondisi internal Pescara yang sedang mengalami ketidakpastian finansial menjadi ganjalan utama.
Hingga saat ini, pihak klub dan Federico Barba dilaporkan belum menemui titik temu terkait besaran gaji.
Gaji Barba di Persib Bandung tergolong tinggi untuk ukuran klub Serie B yang tengah berhemat, sehingga kesenjangan nilai kontrak ini menjadi tembok penghalang bagi Pescara dalam melakukan negosiasi lebih lanjut.
Skema Peminjaman dan Syarat Permanen yang Rumit
Pescara kabarnya mencoba mengajukan opsi peminjaman sebagai jalan tengah. Namun, skema yang ditawarkan tergolong berisiko bagi sang pemain.
Pescara dikabarkan mengajukan tawaran pinjaman dengan kewajiban pembelian permanen di akhir musim.
Namun, syarat tersebut memiliki keterkaitan dengan posisi Pescara di klasemen; mereka harus memastikan diri bertahan di Serie B untuk mengaktifkan klausul tersebut.
Ketidakpastian ini membuat posisi Persib Bandung lebih kuat dalam negosiasi.
Manajemen Maung Bandung diprediksi enggan melepas Barba jika skema yang ditawarkan hanya berupa pinjaman tanpa jaminan finansial yang pasti, apalagi jika risiko kegagalan Pescara bertahan di kasta kedua Italia justru merugikan nilai pasar sang pemain di masa depan.
Persiapan Rencana Cadangan dan Fokus Persib di Liga 1
Menyadari sulitnya memulangkan Federico Barba, Pescara dikabarkan sudah menyiapkan rencana cadangan.
Jika negosiasi dengan Persib menemui jalan buntu, mereka akan beralih ke Andrea Tiritello.
Selain Tiritello, Virtus Entella akan menjadi opsi alternatif untuk posisi bek tengah.
Hal ini mengindikasikan bahwa Pescara pun tidak ingin membuang waktu terlalu lama dalam mengejar tanda tangan Barba jika syarat-syaratnya terlalu memberatkan.
Bagi Persib Bandung, mempertahankan Federico Barba adalah prioritas utama.
Hal ini diperlukan untuk menjaga stabilitas lini belakang dalam perburuan gelar juara Liga 1 2025/2026.
Hingga saat ini, Barba tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dan menjadi figur tak tergantikan di jantung pertahanan.
Menarik untuk dinanti apakah Pescara akan memberikan penawaran yang lebih “wah” ataukah Barba tetap setia berseragam Biru Barat hingga akhir musim.












