LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Bek tengah Tottenham Hotspur, Micky van de Ven, akhirnya buka suara terkait insiden tekel kerasnya yang menyebabkan bintang Liverpool, Alexander Isak, mengalami cedera parah.
Dalam laga panas di markas Spurs akhir pekan lalu, Isak terpaksa ditarik keluar lapangan tak lama setelah mencetak gol pembuka bagi The Reds.
Tekel Micky van de Ven yang terjadi saat Isak melepaskan tembakan mengakibatkan sang striker menderita patah tulang fibula serta cedera engkel yang serius.
Insiden ini memicu gelombang kritik dari berbagai pihak, mengingat Isak merupakan aset krusial bagi lini serang Liverpool musim ini.
Menanggapi situasi tersebut, Van de Ven menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat jahat untuk melukai rekan sejawatnya tersebut.
Pemain asal Belanda ini mengaku sangat menyesali dampak dari benturan tersebut dan telah melakukan komunikasi personal dengan Isak.
Kronologi Insiden: Upaya Blokade yang Berujung Petaka
Momen nahas itu terjadi ketika Alexander Isak sedang dalam posisi mengancam gawang Tottenham.
Van de Ven yang mencoba menutup ruang gerak melakukan tekel dengan tujuan murni untuk memblokir jalur tembakan bola.
Namun, momentum jatuhnya badan Van de Ven membuat kaki Isak terjepit di posisi yang tidak menguntungkan.
“Saya cuma ingin memblok tendangan. Dan sialnya kaki dia mendarat di antara kedua kaki saya,” ujar Van de Ven dalam wawancaranya bersama Sky Sports.
Posisi jatuh yang canggung tersebut menjadi penyebab utama patahnya tulang fibula Isak.
Meskipun wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran yang disengaja, dampak fisik yang ditimbulkan bagi Liverpool sangatlah masif.
Reuni Lewat Pesan Singkat: Permohonan Maaf Van de Ven kepada Isak
Sebagai bentuk sportivitas, Van de Ven tidak menunggu lama untuk menghubungi Alexander Isak secara pribadi.
Ia mengirimkan pesan singkat guna menjelaskan situasi dari sudut pandangnya sekaligus mendoakan kesembuhan bagi sang striker.
Menurut Van de Ven, Isak merespons niat baik tersebut dengan sangat positif dan memahami bahwa insiden tersebut murni kecelakaan di lapangan hijau.
“Ya, tentu saja saya langsung mengirim pesan kepadanya. Saya melakukan itu karena saya tidak berniat mencederainya. Dia sangat mengapresiasi pesan itu dan sudah membalasnya,” tambah Van de Ven.
Komunikasi ini diharapkan dapat meredam ketegangan antara kedua pemain, meskipun tensi di tingkat manajerial antar kedua klub masih terasa cukup panas.
Perang Komentar Manajer: Arne Slot vs Thomas Frank
Absennya Isak setidaknya selama dua bulan menjadi pukulan telak bagi strategi Arne Slot di Liverpool.
Manajer asal Belanda tersebut sempat melontarkan kritik keras terkait gaya bertahan yang dianggap terlalu berisiko.
Hal ini memicu “perang komentar” dengan manajer Spurs, Thomas Frank, yang membela anak asuhnya dengan menyebut bahwa tekel tersebut adalah bagian dari upaya defensif yang agresif namun sah.
Kehilangan Isak terjadi di saat sang striker sedang dalam proses adaptasi yang krusial dengan skema permainan Liverpool.
Operasi yang dilakukan Isak kemarin dilaporkan berjalan sukses, namun masa pemulihan yang panjang dipastikan akan mengubah peta persaingan di lini depan The Reds untuk beberapa laga ke depan, termasuk kebutuhan mendesak mereka di bursa transfer Januari.
Dampak bagi Liverpool: Krisis Lini Serang di Periode Padat
Bagi Liverpool, cedera Isak adalah berita terburuk yang bisa mereka terima di penghujung tahun 2025.
Dengan estimasi waktu pulih paling cepat dua bulan, Isak akan melewatkan banyak laga penting di Premier League dan kompetisi lainnya.
Hal ini membuat Liverpool harus memutar otak untuk mencari pelapis yang sepadan, terutama karena Isak baru saja mulai menemukan sentuhan emasnya sebelum insiden di markas Spurs terjadi.
Situasi ini juga menyoroti betapa tipisnya kedalaman skuad Liverpool di sektor ujung tombak murni.
Sementara Van de Ven berusaha membersihkan namanya dari label pemain kasar, Liverpool kini harus fokus pada rehabilitasi Isak dan kemungkinan mendatangkan penyerang baru guna menjaga peluang mereka dalam perebutan gelar juara musim ini.












