MILAN, WWW.PASJABAR.COM – Raksasa Liga Italia, AC Milan, akhirnya memberikan jawaban atas tumpulnya lini serang mereka pada paruh pertama musim 2025/2026. Manajemen Rossoneri secara resmi mengamankan jasa striker berpengalaman asal Jerman, Niclas Fullkrug ke AC Milan, dari klub Premier League, West Ham United.
Kepindahan ini menjadi salah satu pergerakan paling menarik menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin pada 1 Januari 2026 mendatang.
Kedatangan penyerang bertubuh kekar ini diharapkan mampu menjadi kepingan puzzle yang hilang dalam skema permainan AC Milan.
Pasalnya, tim asuhan pelatih saat ini sangat bergantung pada produktivitas pemain sayap mereka, sementara para penyerang tengah murni justru gagal menunjukkan ketajamannya.
Fullkrug kini memikul ekspektasi besar untuk mengembalikan kejayaan lini depan Milan di sisa kompetisi musim ini.
Alasan Taktis Milan: Bergantung pada Pulisic dan Melempemnya Striker Utama
Keputusan AC Milan untuk terjun ke pasar transfer dan memboyong Fullkrug bukanlah tanpa alasan.
Berdasarkan statistik paruh pertama musim, ketergantungan Milan terhadap sosok Christian Pulisic sangatlah tinggi.
Pemain asal Amerika Serikat tersebut menjadi mesin gol utama dengan torehan sembilan gol, disusul oleh Rafael Leao yang mengemas enam gol.
Kondisi kontras terlihat pada deretan striker murni Milan lainnya. Nama-nama beken seperti Santiago Gimenez dan Christopher Nkunku, justru tampil mengecewakan dengan masing-masing hanya mampu menyumbangkan satu gol.
Ketidakseimbangan ini membuat Milan sering kesulitan memecah kebuntuan saat menghadapi tim dengan pertahanan rapat.
Kehadiran Fullkrug yang memiliki keunggulan dalam duel udara dan hold-up play diharapkan bisa memberikan dimensi baru dalam menyerang.
Detail Kontrak Niclas Fullkrug ke AC Milan: Pinjaman Tanpa Biaya dengan Opsi Permanen
Milan menunjukkan kelihaian dalam bernegosiasi untuk mendapatkan tanda tangan striker berusia 32 tahun ini.
Dilansir dari Football Italia, Fullkrug bergabung dengan status pinjaman selama enam bulan hingga akhir musim 2025/2026.
Menariknya, Milan tidak perlu membayar biaya peminjaman (loan fee) kepada West Ham, namun berkomitmen untuk menanggung penuh gaji sang pemain selama berada di Italia.
Kesepakatan ini juga menyertakan opsi pembelian permanen di akhir masa peminjaman.
Milan kabarnya bisa mempermanenkan Fullkrug dengan nilai transfer yang cukup ekonomis, yakni di kisaran 11 hingga 13 juta euro.
Struktur kontrak ini dianggap sangat menguntungkan bagi Milan; mereka mendapatkan solusi jangka pendek tanpa risiko finansial yang besar, sekaligus memiliki hak untuk mematenkan sang pemain jika performanya memuaskan.
Ujian Berat Mewarisi Nomor Punggung 9 yang “Angker”
Salah satu topik paling hangat dari kepindahan ini adalah keputusan Niclas Fullkrug untuk mengenakan nomor punggung 9.
Di lingkungan AC Milan, nomor ini dikenal memiliki “kutukan” yang melegenda sejak pensiunnya sang legenda, Filippo Inzaghi.
Sederet striker top dunia seperti Fernando Torres, Gonzalo Higuain, hingga Krzysztof Piatek pernah mencoba mengenakannya, namun karier mereka justru meredup seketika setelah memakai nomor tersebut.
Satu-satunya pemain yang dianggap sukses mematahkan kutukan tersebut dalam satu dekade terakhir hanyalah Olivier Giroud, yang berhasil mencetak 49 gol selama masa baktinya.
Setelah kepergian Giroud pada akhir musim 2023/2024, nomor ini sempat tak berpenghuni.
Kini, publik San Siro menanti apakah Fullkrug akan bernasib seperti Inzaghi dan Giroud, atau justru menjadi korban terbaru dari mitos nomor angker tersebut.
Persiapan Debut dan Harapan Kebangkitan Sang Striker
Fullkrug sendiri tampak tidak ingin membuang waktu. Ia sudah tiba di Milan sejak awal pekan ini untuk menjalani serangkaian tes medis dan bahkan telah mengikuti sesi latihan perdana bersama rekan-rekan setimnya pada Rabu (24/12/2025).
Proses adaptasi yang cepat menjadi kunci, mengingat AC Milan akan langsung menghadapi jadwal padat di awal tahun baru.
Jika proses administrasi berjalan lancar, Fullkrug dijadwalkan akan melakoni debutnya saat Milan bertandang ke markas Cagliari pada 2 Januari 2026.
Meskipun statistiknya di West Ham tidak terlalu impresif dengan hanya mencetak tiga gol dalam 1,5 musim terakhir, manajemen Milan percaya bahwa gaya main Liga Italia yang lebih taktis akan sangat cocok dengan karakter Fullkrug.
Kebangkitan Fullkrug akan menjadi penentu sejauh mana AC Milan mampu bersaing di jalur juara Serie A musim ini.












