MADRID, WWW.PASJABAR.COM – Raksasa Spanyol, Real Madrid, akhirnya mengambil langkah berani untuk masa depan penyerang muda berbakat mereka, Endrick Felipe. Real Madrid resmi meminjamkan Endrick ke Lyon.
Setelah spekulasi panjang mengenai kurangnya menit bermain di Santiago Bernabeu, manajemen Los Blancos secara resmi mengumumkan peminjaman Endrick ke klub Ligue 1 Prancis, Olympique Lyon, pada akhir Desember 2025 ini.
Langkah ini diambil demi menyelamatkan karier sang pemain yang mulai meredup sejak kedatangannya dari Palmeiras.
Real Madrid sadar bahwa talenta sebesar Endrick tidak boleh dibiarkan layu di bangku cadangan.
Oleh karena itu, peminjaman ke Lyon dianggap sebagai solusi paling logis untuk memberikan jam terbang kompetitif di salah satu liga top Eropa.
Detail Kontrak Peminjaman: Lyon Tanpa Opsi Pembelian Permanen
Berdasarkan laporan yang dilansir dari Tribuna, durasi peminjaman Endrick akan berlangsung hingga akhir musim 2025/2026.
Dalam kesepakatan tersebut, Lyon diwajibkan membayar biaya peminjaman sebesar 1 juta Euro atau setara dengan Rp19,7 miliar.
Terkait urusan finansial gaji, kedua klub sepakat untuk berbagi beban, di mana Lyon membayar setengah dari gaji Endrick dan sisanya tetap ditanggung oleh Madrid.
Poin yang paling krusial dalam perjanjian ini adalah tidak adanya opsi pembelian permanen.
Real Madrid menegaskan bahwa Endrick adalah aset jangka panjang klub dengan kontrak yang masih berlaku hingga tahun 2030.
Peminjaman ini murni bertujuan untuk pembinaan, sehingga di akhir musim nanti, sang striker dipastikan akan kembali ke Madrid untuk bersaing di skuad utama asuhan Carlo Ancelotti.
Syarat Ketat Menit Bermain: Antisipasi Penghangat Bangku Cadangan
Real Madrid tidak melepaskan Endrick begitu saja tanpa jaminan.
Belajar dari pengalaman peminjaman pemain muda sebelumnya yang justru gagal berkembang, Madrid menyertakan syarat khusus berupa jumlah menit bermain minimal.
Lyon diwajibkan memainkan Endrick dalam durasi tertentu di setiap kompetisi yang mereka ikuti.
Jika pelatih Lyon tidak memenuhi kuota menit bermain tersebut, klub berjuluk Les Gones itu harus membayar denda atau penalti dalam jumlah tertentu kepada Real Madrid.
Syarat ini memaksa Lyon untuk benar-benar memaksimalkan potensi Endrick di lini serang mereka dan menjamin bahwa pemain berusia 19 tahun itu tidak hanya akan menjadi penghangat bangku cadangan di Stadion Groupama.
Ambisi Lyon dan Harapan Besar Real Madrid
Kedatangan Endrick disambut dengan antusiasme tinggi oleh pelatih Lyon, Paulo Fonseca. Lyon saat ini memang membutuhkan sosok penyerang nomor 9 yang haus gol untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen Ligue 1.
Fonseca meyakini bahwa kemampuan fisik dan penyelesaian akhir Endrick akan menjadi solusi pemecah kebuntuan di lini depan mereka.
Bagi Endrick sendiri, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa dirinya layak menyandang status sebagai pemain masa depan Brasil.
Selama di Madrid musim ini, ia baru mencatatkan masing-masing satu penampilan di La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey.
Dengan pindah ke Prancis, ia diharapkan pulang ke Madrid dengan mentalitas yang lebih matang, fisik yang lebih kuat, dan insting gol yang lebih tajam setelah menghadapi kerasnya persaingan di Ligue 1.












