BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung berhasil menutup kalender tahun 2025 dengan catatan manis dan sangat prestisius. Dalam laga tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (27/12/2025) malam, tim berjuluk Maung Bandung sukses mengandaskan perlawanan sengit PSM Makassar dengan skor tipis 1-0. Hasil ini membawa Persib Puncaki Klasemen Super League 2025.
Kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin biasa. Hasil positif tersebut secara otomatis melontarkan Persib Bandung ke puncak klasemen sementara, menggeser posisi Borneo FC.
Meski kedua tim kini sama-sama mengoleksi 34 poin, Persib berhak duduk di posisi pertama berkat keunggulan selisih gol.
Pencapaian ini menjadi hadiah akhir tahun yang paling dinanti oleh ribuan Bobotoh yang memadati stadion.
Drama Andrew Jung: Dari Gagal Penalti Menjadi Pahlawan Kemenangan, Persib Puncaki Klasemen Super League 2025
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Persib Bandung sebenarnya memiliki peluang emas untuk unggul lebih cepat melalui titik putih setelah terjadi pelanggaran di area terlarang PSM Makassar.
Namun, striker asing Andrew Jung yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna, membuat publik GBLA sempat terdiam.
Meski demikian, Andrew Jung menunjukkan mentalitas baja. Penyerang asal Korea Selatan tersebut membayar lunas kegagalannya melalui sundulan akurat yang merobek jala gawang Juku Eja.
Gol tunggal tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ini. Bojan Hodak mengakui bahwa meski timnya bermain lebih dominan di babak pertama, perjuangan meraih kemenangan tetap terasa sangat berat karena solidnya pertahanan lawan.
Bojan Hodak Puji Pertahanan Kokoh: Gawang Persib Tetap Perawan
Usai laga, Bojan Hodak bersikap rendah hati menanggapi kesuksesan timnya memuncaki klasemen.
Pelatih asal Kroasia itu menekankan bahwa strategi bertahan timnya di babak kedua menjadi kunci utama keberhasilan menjaga keunggulan.
Meskipun PSM Makassar mencoba bermain lebih agresif di paruh kedua, lini belakang Persib yang dipimpin oleh duet bek tengah yang disiplin berhasil meminimalisir peluang berbahaya lawan.
“Kami bertahan dengan sangat baik,” puji Bojan Hodak.
Pelatih yang dikenal sangat taktis ini menyebut bahwa pertandingan melawan PSM selalu menguras fisik dan mental.
Ia merasa puas karena instruksinya untuk menjaga kedalaman pertahanan dijalankan dengan sempurna oleh anak asuhnya, sehingga gawang Persib tetap aman dari kebobolan hingga peluit panjang ditiupkan.
Fokus Menatap Laga Kontra Persik Kediri dan Derby Persija
Menanggapi posisi Persib yang kini memuncaki klasemen, Bojan Hodak enggan berbicara terlalu jauh mengenai peluang juara.
Baginya, posisi di puncak saat ini hanyalah sementara dan tim harus tetap membumi.
Fokus utamanya saat ini adalah mempersiapkan skuad untuk menghadapi dua laga sisa di putaran pertama yang diprediksi akan jauh lebih berat.
Persib dijadwalkan akan bertandang menghadapi Persik Kediri, sebelum melakoni duel paling bergengsi di sepak bola Indonesia melawan Persija Jakarta.
“Baru setelah dua laga itu, kita lihat di mana posisi kami di akhir putaran pertama,” jelas Bojan.
Hodak ingin para pemainnya mempertahankan konsistensi dan tidak terbuai dengan peringkat pertama agar target finis di posisi terbaik pada akhir paruh musim dapat tercapai.
Beckham Putra: Fokus Pada Tim Sendiri Adalah Kunci Juara
Senada dengan sang pelatih, gelandang muda berbakat Beckham Putra Nugraha menyambut kemenangan atas PSM sebagai modal berharga.
Ia tidak terlalu memusingkan hasil pertandingan Borneo FC melawan Malut United yang bisa saja kembali mengubah komposisi klasemen.
Bagi Beckham, keberhasilan Persib mempertahankan performa di setiap pertandingan adalah hal yang paling krusial jika ingin menjadi juara di akhir musim.
“Yang penting kita fokus kepada tim kita sendiri, bagaimana kita bisa setiap pertandingan memenangkan pertandingan,” tegas Beckham.
Semangat optimisme ini menular ke seluruh elemen tim, mempertegas bahwa Persib Bandung kini menjadi kandidat kuat peraih gelar Super League 2025/2026.
Dengan kemenangan ini, Persib membuktikan bahwa mereka siap menghadapi tekanan di sisa kompetisi dengan modal kepercayaan diri yang tinggi.












