CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 26 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kritik Christian Eriksen untuk Ruben Amorim: Drama Komunikasi Publik Tak Membantu Pemain Manchester United

pri
29 Desember 2025
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Getty)

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Getty)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WOLFSBURG, WWW.PASJABAR.COM – Mantan gelandang Manchester United, Christian Eriksen, akhirnya buka suara mengenai situasi internal di Old Trafford selama kepemimpinan Ruben Amorim. Christian Eriksen kritik Ruben Amorim terkait gaya komunikasi publik Amorim yang dianggap terlalu vokal dalam menjatuhkan mental para pemainnya sendiri.

Menurut Eriksen, tindakan Amorim seringkali menciptakan “drama” yang tidak perlu di tengah situasi sulit klub.

Sejak mendarat di Manchester pada November 2024, Ruben Amorim memang dikenal sebagai sosok yang blak-blakan.

Namun, kejujuran tersebut dinilai Eriksen telah melewati batas, terutama saat manajer asal Portugal itu menyebut skuad Manchester United asuhannya sebagai “yang terburuk dalam sejarah klub” pada Januari 2025 lalu.

Pernyataan tersebut, menurut Eriksen, justru menjadi bumerang yang merusak keharmonisan ruang ganti.

Drama Komunikasi: Menambah Minyak ke Dalam Api

Christian Eriksen mengungkapkan bahwa para pemain Manchester United sebenarnya sudah bekerja keras untuk meredam kritik tajam dari pihak luar, termasuk komentar pedas dari para legenda klub yang kini menjadi pandit televisi.

Baca juga:   Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna Mundur dari Jabatannya

Namun, alih-alih memberikan perlindungan atau motivasi, Amorim justru dinilai menambah beban psikologis pemain dengan kritik terbuka di depan media.

“Itu tidak membantu. Ya, itu sama sekali tidak membantu para pemain,” tegas Eriksen dalam wawancara eksklusif dengan The Sunday Times.

Gelandang berusia 33 tahun tersebut merasa bahwa pelatih seharusnya memiliki batasan antara evaluasi internal dan konsumsi publik.

Kritik yang terlalu terbuka hanya akan memicu kebisingan di media sosial dan memberikan tekanan tambahan yang tidak produktif bagi performa tim di lapangan.

Christian Eriksen Kritik Ruben Amorim: Etika Ruang Ganti vs Konsumsi Publik

Bagi Eriksen, ada hal-hal tertentu yang seharusnya tetap menjadi rahasia di dalam ruang ganti.

Memberikan label negatif kepada pemain yang sedang berjuang keras untuk bangkit dianggap sebagai langkah yang tidak bijaksana.

Pernyataan-pernyataan Amorim di ruang pers seringkali membuat para pemain merasa dikhianati oleh pemimpin mereka sendiri.

“Beberapa hal bisa Anda katakan di dalam, tetapi tidak bijaksana untuk mengatakannya di luar, untuk memberikan tekanan tambahan dan memberi label tambahan pada para pemain,” ujar Eriksen.

Ia menambahkan bahwa setiap kali Amorim melontarkan kritik keras, para pemain hanya bisa bergumam, “Oh, mulai lagi. Viral lagi.”

Baca juga:   Derbi Manchester Panas! Amorim Unggul Head to Head, Pep Guardiola Tertekan

Sikap reaktif media terhadap ucapan Amorim justru membuat lingkungan kerja di Carrington menjadi sangat tidak sehat.

Musim Terburuk Manchester United dalam Sejarah Premier League

Kritik Eriksen ini didasari oleh realita pahit yang dialami Manchester United pada musim 2024/2025.

Di bawah kendali Amorim, Setan Merah mencatatkan rekor terburuk sejak era Premier League dimulai pada tahun 1992.

United harus puas finis di peringkat ke-15 klasemen akhir dengan koleksi hanya 42 poin.

Statistik menunjukkan kemerosotan yang sangat mengkhawatirkan: United menelan 18 kekalahan dan hanya mampu meraih 11 kemenangan.

Selain itu, selisih gol mereka berakhir dengan angka minus (44 gol memasukkan dan 54 gol kemasukan).

Baca juga:   Manchester City permalukan Manchester United 3-0

Data ini seolah memvalidasi pernyataan “terburuk dalam sejarah” milik Amorim, namun bagi Eriksen, cara penyampaian sang manajerlah yang membuat situasi semakin sulit untuk diperbaiki.

Babak Baru Eriksen di Wolfsburg Setelah Era Setan Merah

Setelah tiga tahun berseragam Manchester United, Christian Eriksen akhirnya meninggalkan Old Trafford dengan status bebas transfer.

Ia memutuskan untuk melanjutkan kariernya di Bundesliga bersama Wolfsburg sejak September 2025.

Meski sudah tidak lagi menjadi bagian dari skuad United, Eriksen merasa perlu menyuarakan hal ini agar menjadi pelajaran bagi manajemen klub dalam menangani komunikasi manajer di masa depan.

Kini, di usia 33 tahun, Eriksen tampak lebih tenang menikmati babak baru dalam kariernya.

Sementara itu, Manchester United masih berjuang untuk bangkit dari puing-puing kegagalan musim lalu.

Kritik Eriksen ini menjadi pengingat bahwa kepemimpinan bukan hanya soal taktik di atas lapangan, tetapi juga soal bagaimana menjaga integritas dan mentalitas pemain di hadapan publik dunia.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita bola internasionalberita Liga InggrisChristian EriksenHasil MU Musim LaluKritik Manajer MUmanchester unitedPremier League 2025Ruang Ganti MURuben AmorimWolfsburg


Related Posts

Timnas Bulgaria Tiba di Jakarta: Bawa Skuad Pincang dan Bek Muda CSKA Sofia untuk FIFA Series 2026
HEADLINE

Timnas Bulgaria Tiba di Jakarta: Bawa Skuad Pincang dan Bek Muda CSKA Sofia untuk FIFA Series 2026

25 Maret 2026
Senyum Maarten Paes selepas laga. (Foto: Getty Images/Soccrates Images)
HEADLINE

Tangguh di Bawah Tekanan De Kuip: Maarten Paes Raih Rating Positif Bersama Ajax Jelang Gabung Timnas Indonesia

25 Maret 2026
Pemain Barcelona, Marcus Rashford, merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan Liga Champions kontra Copenhagen, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort
HEADLINE

Rashford di Persimpangan Jalan: Barcelona Enggan Bayar £26 Juta, Lima Winger Masuk Daftar Belanja

24 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mohamed Salah. (Getty Images Sport)
HEADLINE

Analisis Perpisahan Mohamed Salah: Akhir Mendadak Sang Raja Mesir dan Tanya Besar di Anfield

26 Maret 2026

MERSEYSIDE, WWW.PASJABAR.COM – "Halo semuanya, sayangnya, hari itu telah tiba." Kalimat singkat dari Mohamed Salah di depan...

Dean James (kanan) absen membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (AFP/Saeed Khan)

Update Skuad Timnas Indonesia FIFA Series 2026: Dean James Mundur, Sisa 23 Pemain Hadapi Saint Kitts & Nevis

26 Maret 2026
apple kamera

Apple Uji Sensor Kamera 200 MP untuk iPhone Generasi Berikutnya

26 Maret 2026
harga pangan

Harga Pangan Fluktuatif, Cabai Rawit dan Ayam Alami Kenaikan

26 Maret 2026
Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

26 Maret 2026

Highlights

Harga Pangan Fluktuatif, Cabai Rawit dan Ayam Alami Kenaikan

Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

Viral di Medsos, Wahana Terbang Rooftop Bandung Diserbu Wisatawan

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

Harga Tiket Naik, Pemudik Tetap Padati Terminal Leuwipanjang Bandung

Harmoni 7 Negara di Skuad Garuda: John Herdman Beberkan Alasan Bawa Gerbong Asisten Asing

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.