WWW.PASJABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat melarang masyarakat maupun pihak swasta menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai bentuk ajakan. Agar masyarakat mengisi momen pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih sederhana dan bermakna.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu mengimbau seluruh warga Jawa Barat untuk tidak merayakan Tahun Baru secara berlebihan. Ia mengajak masyarakat menjadikan malam pergantian tahun sebagai momentum refleksi diri dan doa. Agar kehidupan di tahun mendatang dapat berjalan lebih baik.
“Kita tidak perlu euforia berlebihan dengan pesta kembang api. Lebih baik malam pergantian tahun diisi dengan doa dan refleksi agar tahun depan kita bisa menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik,” ujar Dedi Mulyadi.
Imbauan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Selain larangan pesta kembang api, Dedi Mulyadi juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan yang tengah berlibur di wilayah Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berada di perjalanan. Hal ini menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dapat meningkatkan risiko kecelakaan, longsor, maupun banjir. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari.
“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu berhati-hati di jalan. Cuaca saat ini cukup ekstrem, jadi keselamatan harus menjadi prioritas utama,” kata Dedi.
Larangan pesta kembang api ini juga dinilai sebagai langkah untuk menjaga ketertiban umum serta meminimalkan potensi gangguan keamanan dan lingkungan. Seperti kebisingan, sampah, dan risiko kebakaran.
Dedi Mulyadi menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam waktu dekat juga akan menggelar kegiatan refleksi akhir tahun sebagai bentuk evaluasi atas berbagai program dan kebijakan yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025.
Melalui imbauan ini, Pemprov Jawa Barat berharap masyarakat dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan suasana yang lebih aman, tertib, dan penuh makna. (uby)












