CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Ruben Amorim Akhirnya Ubah Formasi Manchester United: Bukan karena Tekanan, Ini Alasan Sebenarnya!

pri
30 Desember 2025
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Getty)

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Getty)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Manajer Manchester United, Ruben Amorim, akhirnya menunjukkan fleksibilitas taktiknya dalam lanjutan laga Liga Inggris akhir pekan lalu. Setelah setia dengan skema tiga bek sejak kedatangannya, pelatih asal Portugal tersebut memutuskan untuk mengubah formasi dasar tim saat menjamu Newcastle United di Old Trafford.

Perubahan ini terbukti jitu setelah Setan Merah berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0.

Gol tunggal kemenangan United dicetak oleh Patrick Dorgu, namun sorotan utama tertuju pada perubahan struktur permainan tim.

United yang biasanya tampil dengan skema 3-4-2-1, kali ini bertransformasi menggunakan formasi klasik 4-2-3-1.

Hasilnya pun instan; lini pertahanan United tampak lebih solid dan berhasil mencatatkan clean sheet yang sangat dibutuhkan untuk mendongkrak posisi di klasemen.

Perubahan Formasi Manchester United Adaptasi di Tengah Badai Cedera Pemain

Keputusan Amorim untuk meninggalkan formasi tiga bek yang menjadi ciri khasnya bukan tanpa alasan.

Baca juga:   Tumpukan Sampah Menggunung Pasca Iduladha di TPS Sukahaji

Faktor utama di balik perubahan ini adalah krisis pemain akibat badai cedera yang menghantam skuad Manchester United.

Dengan keterbatasan pilihan di sektor bek tengah dan posisi sayap, Amorim merasa skema empat bek lebih masuk akal untuk diterapkan saat ini.

“Kami tidak mempunyai banyak pemain, dan kami harus beradaptasi. Para pemain mengerti mengapa kami harus berubah,” jelas Amorim kepada BBC.

Sebelumnya, United telah mengusung formasi 3-4-2-1 dalam 17 pertandingan beruntun di Liga Inggris.

Perubahan di pertandingan ke-18 ini menjadi sinyal bahwa Amorim lebih mementingkan hasil akhir dan kondisi nyata skuad daripada ego taktis semata.

Membangun Identitas Tim Sejak Awal Proses

Ruben Amorim mengakui bahwa sejak kedatangannya pada November 2024, ia sebenarnya menyadari bahwa komposisi pemain Manchester United mungkin tidak sepenuhnya cocok dengan sistem tiga bek andalannya.

Namun, ia tetap memaksakan sistem tersebut di awal kepemimpinannya demi membangun identitas dan prinsip bermain yang jelas.

“Saat saya datang ke sini tahun lalu, saya mengerti mungkin saya tak mempunyai pemain-pemain yang bermain bagus dengan sistem itu, tapi itu awal dari proses,” ungkap mantan pelatih Sporting CP tersebut.

Baginya, konsistensi taktik di awal masa jabatan sangat penting agar pemain memahami filosofi dasar yang ia inginkan sebelum mulai melakukan penyesuaian di momen-momen tertentu.

Baca juga:   Febri Hariyadi di Tengah Ambisi Besarnya

Menolak Tunduk pada Tekanan Media dan Fans

Satu hal yang ditegaskan Amorim adalah bahwa perubahan formasi menjadi 4-2-3-1 ini murni karena kebutuhan teknis, bukan karena desakan publik atau kritik pedas dari media.

Selama berbulan-bulan, Amorim memang terus dihujani pertanyaan mengenai kapan ia akan menggunakan skema empat bek yang lebih familiar bagi para pemain United.

“Ini bukan karena tekanan dari kalian (media), atau fans. Jika saya berubah karena kalian berbicara mengenai sistem sepanjang waktu, maka pemain akan menganggap saya lemah. Saya pikir itu akan menjadi akhir dari karier seorang manajer jika ia membiarkan pihak luar mendikte taktiknya,” tegas Amorim dengan nada lugas.

Dampak Positif: Kemenangan dan Pertahanan yang Lebih Rapi

Transformasi taktik ini memberikan dampak instan pada keseimbangan tim.

Baca juga:   Dua Pemain yang Diidolakan Zalnando

Dengan formasi 4-2-3-1, Manchester United terlihat lebih rapi.

Terutama dalam menutup ruang di area tengah dan meminimalisir ancaman dari sisi sayap Newcastle.

Gol Patrick Dorgu menjadi pelengkap manis dari performa disiplin yang ditunjukkan oleh para penggawa United sepanjang laga.

Kemenangan ini diharapkan menjadi titik balik bagi United untuk merangkak naik ke papan atas klasemen Liga Inggris.

Meskipun Amorim tidak menjamin akan terus menggunakan skema empat bek di laga-laga selanjutnya, fleksibilitas yang ia tunjukkan membuktikan bahwa ia adalah manajer yang pragmatis dan siap melakukan apa pun demi kejayaan Setan Merah.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita MU terbaruFormasi MUhasil Liga Inggrisliga inggrismanchester unitedOld TraffordPatrick DorguPremier League 2025Ruben AmorimTaktik Sepak Bola


Related Posts

Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
HEADLINE

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026
Getty/GOAL
HEADLINE

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026
Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)
HEADLINE

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
HEADLINE

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang kritik terus menghantam Old Trafford pasca-keputusan manajemen Manchester United memecat Ruben Amorim dari...

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026
Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026
Ilustrasi Arsenal vs Liverpool. Foto: AFP/Darren Staples.

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

8 Januari 2026

Highlights

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.