CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Setelah Digugat Serikat Buruh, Gubernur Jabar Koreksi Kebijakan UMSK 2026

Yatti Chahyati
30 Desember 2025
Upah minimum Jabar 2026

Ailustrasi (Foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Upah minimum Jabar 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melakukan koreksi terhadap kebijakan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Tahun 2026 setelah mendapat keberatan dan gugatan dari serikat buruh di sejumlah daerah.

Revisi terhadap Keputusan Gubernur (Kepgub) UMSK 2026 kini tengah memasuki tahap finalisasi.

Langkah korektif ini diambil sebagai respons langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terhadap aspirasi

pekerja, sekaligus untuk memastikan kebijakan pengupahan memiliki kepastian hukum dan tidak menimbulkan

persoalan di kemudian hari, baik bagi buruh maupun dunia usaha.

Permasalahan UMSK 2026 mencuat setelah serikat pekerja meminta penjelasan terkait penetapan upah sektoral

di delapan daerah, yakni Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Bekasi.

Baca juga:   Jaga Ketahanan Pangan, Wagub Jabar Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Serikat buruh menilai terdapat ketidaksesuaian dalam implementasi regulasi yang berpotensi merugikan pekerja.

Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Jawa Barat mengundang para bupati dan wali kota dari daerah terdampak bersama Dewan Pengupahan masing-masing untuk melakukan dialog terbuka di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

Dalam siaran persnya, Selasa (30/12/2025), Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman,

menyampaikan bahwa Gubernur menekankan pentingnya penyamaan persepsi dalam menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 agar tidak terjadi perbedaan tafsir di lapangan.

“Gubernur menginstruksikan agar ruang dialog dibuka seluas-luasnya. Kami ingin memastikan kebijakan UMSK ini memiliki dasar hukum yang kuat serta mencerminkan rasa keadilan bagi semua pihak,” ujar Herman.

Baca juga:   Gubernur Dedi Mulyadi Lunasi Dua Bulan Gaji Karyawan Bandung Zoo Sekaligus

Usulan Daerah Disisir Ulang

Sebagai tindak lanjut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat bersama

Dewan Pengupahan Provinsi yang melibatkan unsur pemerintah, serikat buruh, Apindo, dan akademisi, menggelar pembahasan intensif di Bale Pakuan, Bandung, Minggu (28/12/2025).

Dalam pertemuan lanjutan dengan sekitar 30 perwakilan serikat buruh pada Senin sore, Sekda Jabar

menegaskan bahwa seluruh rekomendasi UMSK yang diajukan oleh bupati dan wali kota akan ditelaah kembali secara menyeluruh dan detail.

“Pak Gubernur yang menandatangani Kepgub tentu mempertimbangkan rekomendasi daerah. Namun karena dampaknya luas dan berimplikasi hukum, maka usulan dari 12 dan 7 kabupaten/kota kami sisir satu per satu agar tidak terjadi cacat hukum,” tegasnya.

Baca juga:   Semen Padang Unggul 1-0 atas Persib di Babak Pertama

Jaga Keseimbangan Buruh dan Dunia Usaha

Saat ini, proses penyisiran teknis masih berlangsung. Pemprov Jabar memastikan bahwa hasil akhir

revisi Kepgub UMSK 2026 tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dapat diterima oleh semua pihak.

Menurut Herman, kebijakan pengupahan harus mampu menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan dunia usaha serta iklim investasi di Jawa Barat.

“Keputusan ini tidak dilihat dari satu sisi saja. Gubernur mempertimbangkan kesejahteraan buruh, kepastian bagi pengusaha, serta stabilitas ekonomi daerah,” pungkasnya. (tie)

# Upah minimum Jabar 2026

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: buruh JabarDedi MulyadiDewan PengupahanDisnakertrans JabarEkonomi Jabarkebijakan upahKepgub Jabarserikat buruhUMSK 2026UMSK Jawa Baratupah minimum


Related Posts

halaman gedung sate
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026
banjir bandung
HEADLINE

Banjir Bandung, KDM Soroti Tata Ruang dan Normalisasi Sungai

16 April 2026
bedah rumah
HEADLINE

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Herve Renard. (REUTERS/Stringer)
HEADLINE

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

RIYADH, WWW.PASJABAR.COM – Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Timur Tengah. Federasi Sepak Bola Arab Saudi...

FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
Hasil Inter vs Cagliari. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

18 April 2026
Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026

Highlights

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.