CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Timnas Futsal Indonesia Juara, Hector Souto Kecam Permainan Kasar Thailand: “Benar-Benar Memuakkan!”

pri
30 Desember 2025
Foto: dok. Federasi Futsal Indonesia

Foto: dok. Federasi Futsal Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Meski berhasil membawa pulang trofi juara, pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap jalannya laga final Piala AFF Futsal U-16 dan U-19.

Souto secara terbuka melayangkan kritik pedas atas permainan kasar yang diperagakan oleh tim Thailand dalam pertandingan yang berlangsung pada Senin (29/12/2025).

Indonesia menjalani dua laga final melawan rival bebuyutannya tersebut. Skuad Merah Putih berhasil merengkuh gelar juara di level U-16 setelah menang dramatis dengan skor 4-3.

Sayangnya, keberhasilan itu tidak diikuti di level U-19, di mana Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-3.

Namun, sorotan utama Souto bukan pada hasil akhir, melainkan pada aspek keselamatan pemain dan sportivitas di lapangan.

Final U-16 yang Brutal: Futsal Rasa UFC

Pertandingan final kategori U-16 menjadi titik didih kemarahan Hector Souto. Sepanjang laga, para pemain muda Indonesia, termasuk Hetson Messi Sirait dkk, berkali-kali menjadi sasaran pelanggaran keras oleh pemain Thailand.

Baca juga:   Aweuhan Pasundan: Bagian II Sosial Budaya “Tantangan Semakin Berat”

Gaya permainan Thailand dinilai sudah melewati batas kewajaran dalam olahraga futsal.

Netizen Indonesia bahkan bereaksi keras di media sosial dengan menyebut permainan Thailand lebih mirip pertarungan UFC atau Muay Thai daripada pertandingan futsal profesional.

Pelanggaran-pelanggaran berbahaya yang terjadi secara berulang dianggap sangat mengancam karier para pemain muda yang masih berada di masa pertumbuhan.

Kritik Pedas Hector Souto: Pertanyakan Kapasitas Wasit FIFA

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Hector Souto meluapkan rasa muaknya terhadap pembiaran aksi kekerasan yang terjadi di atas lapangan.

Pelatih asal Spanyol tersebut menyayangkan kegagalan wasit berlisensi FIFA dalam mengendalikan emosi pemain dan menjaga marwah pertandingan.

“Maaf. Tingkat permainan keras dan aksi-aksi kekerasan yang dibiarkan terjadi di turnamen AFF U-19 dan U-16 benar-benar memuakkan,” tulis Souto dengan tegas.

Ia merasa sedih melihat wasit internasional tidak mampu bertindak tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran yang jelas merugikan sisi sportivitas.

“Sangat menyedihkan bahwa wasit FIFA tidak mampu mengendalikan dan memimpin pertandingan ini,” tambahnya.

Aksi Protes Terbuka: Tagar Respect dan Fair Play Menggema

Tidak sekadar berkeluh kesah, Hector Souto juga mengambil langkah berani dengan menautkan unggahannya kepada otoritas sepak bola yang lebih tinggi, yakni akun resmi AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), Futsal Asean, dan Sepakbola Asean.

Baca juga:   Pasca Banjir Bandang Pasir Endah, SDN 106 Dan SDN 224 Diliburkan

Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan dan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara turnamen di kawasan Asia Tenggara.

Souto juga membubuhkan tagar #respect dan #fairplay sebagai bentuk pengingat bahwa di level usia muda, pembinaan karakter dan sportivitas jauh lebih penting daripada sekadar memenangkan trofi.

Baginya, membiarkan permainan kasar berkembang di level junior akan berdampak buruk bagi masa depan futsal di kawasan ASEAN.

Baca juga:   Kemenangan Manis Timnas Futsal Indonesia

Tantangan Futsal Indonesia Menuju Level Dunia

Insiden di laga final ini menjadi pengingat bagi Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk terus memperjuangkan perlindungan pemain di level internasional.

Meski sukses meraih gelar juara di kategori U-16, perlindungan terhadap talenta muda Indonesia harus menjadi prioritas utama.

Kritik dari Hector Souto diharapkan menjadi momentum bagi AFF untuk memperbaiki standar kepemimpinan wasit dan memberikan sanksi tegas bagi tim yang mengabaikan prinsip fair play.

Prestasi Indonesia di kancah futsal Asia Tenggara memang sedang menanjak, namun keamanan dan keselamatan para atlet harus tetap menjadi pilar utama dalam setiap kompetisi.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: AFF U-16 Futsalberita futsal terbaruBerita Olahraga Hari IniFair PlayFutsal Indonesia JuaraHasil Indonesia vs ThailandHector SoutoPiala AFF FutsalRespectTimnas Futsal Indonesia


Related Posts

Basral Graito, Atlet Skateboard Andalan Bekasi yang Mengguncang SEA Games 2025. (Ist)
HEADLINE

Profil Basral Graito: Peraih Emas Skateboard SEA Games 2025

24 Desember 2025
Timnas Futsal Indonesia kalahkan Belanda 5-1 di Four Nations Cup 2025. (ANTARA FOTO)
HEADLINE

Timnas Futsal Indonesia Bantai Belanda 5-1! Pelatih Lawan Sampai Angkat Topi

21 September 2025
Timnas Futsal Indonesia juara CFA Futsal International Tournament 2025. (Tangkapan Layar Instagram @timnasfutsal)
HEADLINE

Mengguncang Dunia! Timnas Futsal Indonesia Jadi Raja CFA 2025

12 September 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
HEADLINE

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang kritik terus menghantam Old Trafford pasca-keputusan manajemen Manchester United memecat Ruben Amorim dari...

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026
Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026
Ilustrasi Arsenal vs Liverpool. Foto: AFP/Darren Staples.

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

8 Januari 2026

Highlights

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.