WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan kebijakan tegas dengan melarang budidaya kelapa sawit di seluruh wilayah Jawa Barat. Kebijakan ini diambil karena aktivitas perkebunan sawit dinilai berpotensi merusak lingkungan, terutama berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih bagi masyarakat sekitar.
Larangan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat memberikan arahan kepada jajaran pemerintah daerah. Ia menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat untuk tidak lagi mengizinkan penanaman maupun pengembangan perkebunan kelapa sawit di wilayah masing-masing. Menurutnya, Jawa Barat bukan wilayah yang cocok untuk budidaya sawit karena memiliki fungsi ekologis penting sebagai daerah resapan air.
Dampak Sawit Dinilai Merugikan Warga
Pria yang akrab disapa KDM ini menegaskan, pihaknya telah meminta Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat untuk segera menyiapkan surat edaran atau Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar hukum penghentian penanaman kelapa sawit di Tanah Pasundan. Regulasi tersebut diharapkan menjadi payung hukum yang kuat agar kebijakan ini dapat diterapkan secara menyeluruh dan konsisten.
Dedi mencontohkan kondisi di sejumlah daerah seperti Sukabumi dan Subang, di mana masyarakat yang tinggal di sekitar perkebunan sawit mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Menurutnya, tanaman kelapa sawit menyerap air dalam jumlah besar sehingga berdampak langsung pada sumber air warga.
“Banyak laporan dari masyarakat yang tinggal di sekitar kebun sawit kesulitan air bersih. Ini tidak bisa kita abaikan, karena air adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Dedi Mulyadi.
Selain persoalan air, Dedi juga menyoroti praktik alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Ia memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menghentikan perubahan tata guna lahan yang berpotensi merusak lingkungan. Menurutnya, berbagai bencana banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat dipicu oleh kesalahan tata ruang dan pengelolaan lingkungan yang tidak berkelanjutan.
Dengan kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat menjaga keseimbangan lingkungan. Melindungi sumber daya air, serta mencegah bencana ekologis di masa mendatang. (uby)












