BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ribuan sopir angkutan kota (angkot) se-Bandung Raya memadati lokasi penyaluran uang kompensasi di Sport Center Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (31/12/2025) pagi.
Penyaluran kompensasi ini dilakukan sebagai bagian dari kebijakan pemerintah daerah yang meliburkan operasional angkot selama dua hari. Yakni Rabu dan Kamis awal tahun baru, guna mengurangi kemacetan di Kota Bandung.
Sejak pagi hari, ratusan sopir angkot dari berbagai trayek terlihat mengantre secara tertib untuk mengikuti proses verifikasi data.
Mereka diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan administrasi, seperti surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) angkot. Sebelum menerima uang kompensasi sebesar Rp600 ribu per orang untuk dua hari tidak beroperasi.
Dishub Jabar Tegaskan Sanksi bagi Angkot yang Tetap Beroperasi
Sekretaris Dinas Perhubungan Jawa Barat, Diding Abidin, mengatakan kebijakan peliburan angkot ini bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi menjelang dan saat pergantian tahun.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar, terutama di pusat kota dan kawasan wisata.
“Bagi sopir angkot yang masih nekat beroperasi pada hari Rabu dan Kamis ini, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Diding Abidin.
Sementara itu, sejumlah sopir angkot mengaku terbantu dengan adanya uang kompensasi tersebut. Mereka menilai kebijakan ini cukup meringankan beban ekonomi. Mengingat biasanya penghasilan menurun saat lalu lintas padat dan waktu tempuh semakin lama.
“Saya sangat terbantu, uang ini rencananya mau dipakai untuk liburan bareng keluarga,” ujar Ian Sopian, salah satu sopir angkot.
Hal senada disampaikan sopir lainnya, Iin Solihin, yang berharap kebijakan serupa dapat diterapkan kembali pada momen-momen tertentu. “Daripada macet dan capek di jalan, lebih baik libur tapi tetap ada kompensasi,” katanya.
Tercatat lebih dari 3.000 sopir angkot dari Kota Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat menerima uang kompensasi dari pemerintah daerah.
Dengan diliburkannya ribuan angkot selama dua hari ini, diharapkan kemacetan di wilayah Bandung Raya saat pergantian tahun dapat ditekan secara signifikan. (uby)












