CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 8 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Babak Baru John Herdman di Timnas Indonesia: Membawa Prestasi atau Risiko Skandal Drone?

pri
1 Januari 2026
John Herdman. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP)

John Herdman. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — PSSI secara resmi telah menampung juru taktik asal Inggris, John Herdman, untuk menahkodai Timnas Indonesia. Herdman diproyeksikan memimpin Skuad Garuda menghadapi ajang besar seperti Piala Asia 2027 dan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2030. Namun, penunjukan ini memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta sepak bola internasional. Pasalnya, Herdman datang dengan reputasi yang sempat tercoreng akibat skandal skandal drone  yang mengguncang dunia olahraga Kanada.

Sebelum berlabuh di Indonesia, pelatih berusia 50 tahun ini sempat menganggur selama satu tahun pasca-terungkapnya aksi mata-mata tim lawan.

Jejak Prestasi yang Ternoda Skandal Drone Mata-Mata

John Herdman sebenarnya memiliki catatan karier yang mentereng di Amerika Utara.

Ia sukses membawa Timnas Putri Kanada meraih medali perunggu Olimpiade dan mencatatkan sejarah dengan mengantar Timnas Putra Kanada kembali ke panggung Piala Dunia pada 2022.

Baca juga:   149 Negara Berebut Hak Siar Indonesia Vs Australia

Sayangnya, seluruh pencapaian tersebut kini dibayangi oleh “Skandal Drone”.

Investigasi independen dari federasi sepak bola Kanada (Canada Soccer) mengungkap bahwa aksi memata-matai sesi latihan tertutup tim lawan menggunakan drone telah dimulai sejak era kepemimpinan Herdman pada tahun 2018.

Detail Skandal Drone di Kanada

Berbeda dengan metode analisis taktik konvensional, skandal ini melibatkan tindakan yang dinilai melanggar kode etik dan disiplin berat:

  • Metode: Mengirim orang untuk menerbangkan drone di atas markas latihan rahasia tim lawan.

  • Tujuan: Mengetahui strategi, susunan pemain, dan skema bola mati lawan sebelum pertandingan dimulai.

  • Dampak: Skandal ini meledak di Olimpiade 2024 (di bawah asuhan Bev Priestman) dan menyeret nama Herdman sebagai dalang yang memulai budaya tersebut.

Baca juga:   Disdik Jabar Izinkan Sekolah Gelar Study Tour, Asalkan

Pada sidang disiplin Maret 2025, Herdman terbukti melanggar kode etik, meskipun ia hanya dijatuhi hukuman berupa surat teguran keras—sebuah keputusan yang sempat diprotes media Kanada yang menuntut sanksi seumur hidup.

Pembelaan Diri John Herdman

Menanggapi berbagai tudingan miring, Herdman tetap bersikeras bahwa dirinya bekerja dengan integritas.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari Reuters, ia mengaku bangga dengan masa pengabdiannya di Kanada.

“Sepanjang karier saya, saya telah memimpin dengan integritas, transparansi, dan respek terhadap permainan. Saya tetap berfokus pada gairah saya untuk melatih dan membantu tim mencapai potensi terbaiknya,” tutur Herdman.

Ia menyatakan telah bersikap kooperatif selama proses investigasi dan kini siap menatap perjalanan baru di belahan dunia yang berbeda.

Baca juga:   Jordi Cruyff Jadi Penasihat Teknis Timnas Indonesia

Harapan Baru untuk Skuad Garuda

Bagi Timnas Indonesia, kehadiran pelatih sekaliber Herdman diharapkan mampu memberikan lompatan kualitas di kancah Asia.

Namun, publik sepak bola Tanah Air juga memberikan peringatan keras agar integritas sepak bola Indonesia tetap terjaga.

Tantangan bagi Herdman di Indonesia bukan hanya soal meracik taktik di lapangan hijau, tetapi juga memulihkan nama baiknya dan membuktikan bahwa ia mampu meraih kesuksesan tanpa perlu menggunakan trik ilegal yang mencoreng sportivitas.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita bola nasionalJohn HerdmanKualifikasi Piala Dunia 2030pelatih Timnas IndonesiaPiala Asia 2027pssiSkandal Dronetimnas indonesiaTimnas Kanada


Related Posts

Fabio Grosso sorot kinerja barisan pertahanan Sassuolo usai dibantai Juventus. (AFP/MARCO BERTORELLO)
HEADLINE

Grosso Buka Suara Usai Kekalahan Sassuolo: Soroti Blunder Jay Idzes dan Kualitas Elite Juventus

8 Januari 2026
Aksi Emil Audero Mulyadi (kuning) di laga Fiorentina vs Cremonese. Emil bikin 7 saves, namun Cremonese tetap kalah 0-1. (Foto: Andrea Martini/NurPhoto via Getty Images)
HEADLINE

Tembok Kokoh yang Runtuh di Menit Akhir: Tujuh Penyelamatan Emil Audero Meski Cremonese Takluk dari Fiorentina

6 Januari 2026
John Herdman
HEADLINE

Boyong Keluarga ke Indonesia, John Herdman Siap Selami Adat Istiadat demi Satukan Hati Skuad Garuda

6 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fabio Grosso sorot kinerja barisan pertahanan Sassuolo usai dibantai Juventus. (AFP/MARCO BERTORELLO)
HEADLINE

Grosso Buka Suara Usai Kekalahan Sassuolo: Soroti Blunder Jay Idzes dan Kualitas Elite Juventus

8 Januari 2026

REGGIO EMILIA, WWW.PASJABAR.COM – Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memberikan evaluasi mendalam setelah timnya dibungkam Juventus dengan skor...

Foto: Arsenal FC via Getty Images/David Price

Arsenal vs Liverpool: Momentum Puncak Meriam London dan Prediksi Skor 3-1 Harry Redknapp

8 Januari 2026
Inter Milan harus gigit jari setelah Joao Cancelo memilih Barcelona pada bursa transfer Januari 2026. (Foto: IG @jpcancelo)

Joao Cancelo Pilih Barcelona, Inter Milan Tutup Pintu untuk Bek Sayap Baru di Januari

7 Januari 2026
Klub milik orang Indonesia, Como 1907 berhasil memetik kemenangan atas Pisa pada pekan ke-19 Liga Italia 2025-2026. (X.COM/HQPCRT)

Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

7 Januari 2026
Kaesang Pangarep kukuhkan kepengurusan PSI Jabar di Soreang. Targetkan 5 juta suara pada 2029 dan pembentukan pengurus hingga tingkat desa. (fal/pasjabar)

Kaesang Pangarep Kokohkan Struktur PSI Jawa Barat: Targetkan Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan 5 Juta Suara

7 Januari 2026

Highlights

Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

Kaesang Pangarep Kokohkan Struktur PSI Jawa Barat: Targetkan Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan 5 Juta Suara

Gubernur Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Resmi Hentikan Pendanaan Masjid Raya Bandung karena Status Wakaf

Jonathan David Menyala! Juventus Bungkam Sassuolo Tiga Gol Tanpa Balas

Darren Fletcher Tantang Pemain MU Hadapi Kritik Legenda: “Terima Tekanannya, Itulah Standar Manchester United!”

Pengadilan Agama Bandung Kabulkan Gugatan Cerai Atalia Praratya

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.