MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Manajer Manchester United, Ruben Amorim, tetap memelihara optimisme tinggi meski timnya tengah melewati tren naik-turun di penghujung tahun 2025. Amorim meyakini bahwa performa inkonsisten Setan Merah belakangan ini murni disebabkan oleh skuad yang pincang, yang menyebabkan badai absensi.
dan ia menjamin timnya akan kembali tangguh setelah seluruh pilar utamanya kembali.
Kekecewaan terbaru dialami United saat ditahan imbang 1-1 oleh tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers, di Old Trafford pada Selasa (30/12/2025). Hasil tersebut membuat MU gagal menembus zona empat besar sebelum pergantian tahun.
Daftar Absensi Panjang: Dari Piala Afrika Hingga Badai Cedera
Kekuatan Manchester United tergerus signifikan akibat kombinasi turnamen internasional dan cedera pemain.
Skuad asuhan Amorim kehilangan trio Amad Diallo, Bryan Mbeumo, dan Noussair Mazraoui yang harus memenuhi panggilan tugas negara di Piala Afrika 2025.
Kondisi ini diperparah dengan penuhnya ruang perawatan klub. Nama-nama besar seperti kapten Bruno Fernandes, Mason Mount, dan talenta muda Kobbie Mainoo terpaksa absen. Di lini belakang, krisis semakin nyata dengan cederanya duo bek tengah andalan, Matthijs de Ligt dan Harry Maguire.
Tren Negatif di Bulan Desember
Akibat skuad yang tidak ideal, Manchester United hanya mampu mencatatkan satu kemenangan dalam empat laga terakhirnya di Liga Inggris.
Rinciannya adalah satu kali menang, satu kali kalah, dan dua kali imbang.
Meski demikian, posisi MU di klasemen sebenarnya tidak terlalu buruk.
Terpaku di peringkat keenam dengan 30 poin, United memiliki raihan poin yang sama dengan Chelsea (5) dan hanya tertinggal dua poin dari Liverpool (4) yang menempati batas akhir zona Liga Champions.
Janji Ruben Amorim: “Kami Akan Menjadi Tim Kuat”
Berbicara kepada laman resmi klub, Ruben Amorim menegaskan bahwa separuh musim kedua akan menjadi cerita yang berbeda bagi Manchester United.
Ia meminta para pendukung untuk bersabar hingga para pemain kunci pulih dan kembali dari tugas internasional.
“Saya sangat percaya diri, kami hanya perlu mendapatkan kembali seluruh pemain,” cetus Amorim.
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi secara detail sampai akhir musim, tetapi ketika skuad kami kembali lengkap, kami akan menjadi tim yang kuat. Tidak ada keraguan sedikit pun di benak saya.”
Manajer asal Portugal ini menekankan bahwa evaluasi total baru akan dilakukan setelah ia memiliki kesempatan untuk meramu taktik dengan kekuatan penuh di setiap lini.












