LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Kabar mengejutkan datang dari Stamford Bridge tepat pada hari pertama tahun 2026. Chelsea FC resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja dengan manajer asal Italia, Enzo Maresca, setelah satu setengah tahun kebersamaan. Konflik internal soal transfer disebut-sebut jadi penyebab utama pemecatan tersebut.
Pengumuman ini tergolong sangat mendadak lantaran The Blues sedang bersiap menghadapi laga krusial melawan Manchester City pada Senin mendatang.
Meskipun Maresca sukses mempersembahkan dua trofi prestisius selama masa baktinya, rentetan hasil buruk di liga dan ketegangan di balik layar membuat manajemen memutuskan untuk melakukan pergantian nahkoda.
Warisan Trofi di Tengah Performa Liga yang Menurun
Dalam pernyataan resminya, Chelsea mengapresiasi kontribusi Maresca yang telah membawa klub meraih kesuksesan di kancah internasional.
-
Prestasi: Juara UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
-
Posisi Terakhir: Peringkat ke-5 klasemen sementara Premier League 2025/2026 dengan 30 poin dari 19 laga.
Manajemen menegaskan bahwa perubahan ini perlu dilakukan demi mengamankan target musim ini, terutama tiket kualifikasi Liga Champions.
“Klub percaya perubahan ini memberi tim peluang terbaik untuk mengembalikan performa di sisa musim,” tulis pernyataan resmi tersebut.
Konflik Internal Perekrutan dan Keretakan Hubungan
Di balik prestasi di lapangan, hubungan Maresca dengan jajaran petinggi klub dikabarkan sudah lama memburuk. Akar masalahnya terletak pada kewenangan perekrutan pemain.
Maresca disebut kecewa karena tidak diberi kendali penuh dalam belanja pemain baru, sementara manajemen bersikeras agar ia memaksimalkan skuad yang sudah tersedia.
Ketidakharmonisan ini menciptakan jurang pemisah antara pelatih dan pemilik klub yang akhirnya berujung pada pemecatan.
Misteri Absennya Maresca dan Sorotan Taktik
Tanda-tanda perpisahan mulai terlihat jelas saat laga melawan Bournemouth, Rabu (31/12/2025).
Maresca secara mengejutkan absen dari konferensi pers pasca-laga dengan alasan sakit demam. Posisinya saat itu digantikan oleh asistennya, Willy Caballero.
Namun, alasan kesehatan tersebut diragukan oleh berbagai pihak, termasuk Yahoo Sports, yang menduga bahwa absensi tersebut berkaitan dengan rapat darurat mengenai masa depannya.
Selain masalah kesehatan, Maresca juga mendapat kritik tajam dari suporter akibat keputusan taktisnya, termasuk:
-
Menarik keluar Cole Palmer saat tim sedang membutuhkan gol.
-
Keputusan rotasi yang dianggap berisiko meskipun dengan dalih menjaga kebugaran pemain pasca-cedera.
Era Baru Menuju Etihad
Dengan kepergian Maresca, Chelsea kini memasuki masa transisi di bawah kendali manajer interim Calum McFarlane (pelatih U-21).
Skuad London Barat harus segera bangkit dari guncangan internal ini untuk menghadapi jadwal padat di awal Januari, di mana mereka masih berkompetisi di empat ajang berbeda.
| Aspek | Detail |
| Durasi Jabatan | 1,5 Tahun |
| Gelar Juara | UEFA Conference League, Piala Dunia Antarklub |
| Penyebab Utama | Konflik kebijakan transfer & tren negatif Liga Inggris |
| Pengganti Sementara | Calum McFarlane |












