CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Mengenal Superflu, Flu Lebih Berat Akibat Virus Influenza H3N2

Hanna Hanifah
2 Januari 2026
superflu

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Mengutip NBC News, istilah “superflu” belakangan ramai digunakan untuk menggambarkan flu yang dirasakan lebih berat dari biasanya. Fenomena ini muncul seiring meningkatnya kasus influenza dalam waktu singkat di sejumlah negara. Keluhan flu dengan gejala lebih parah pun semakin sering terdengar di tengah masyarakat, ditambah kondisi cuaca yang tidak menentu yang diduga ikut memicu penurunan daya tahan tubuh.

Sejumlah penderita melaporkan mengalami demam tinggi, tubuh terasa sangat lemas, serta waktu pemulihan yang lebih lama dibandingkan flu pada umumnya. Padahal, wabah influenza memang terjadi setiap tahun, khususnya di Amerika Serikat pada periode Oktober hingga Mei. Namun pada musim kali ini, penyebaran virus terpantau berlangsung lebih cepat dan dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi.

Baca juga:   DPRD Jabar Sidak SMKN 13 Soal Pungutan Rp 5,5 Juta

Virus Influenza H3N2 Diduga Jadi Pemicu

Jenis virus influenza yang paling banyak ditemukan saat ini adalah Influenza A tipe H3N2, khususnya subclade K. Varian ini dikenal kerap menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan jenis flu lainnya dan dikaitkan dengan meningkatnya angka perawatan di rumah sakit. Virus H3N2 yang beredar juga mengalami perubahan pada permukaan proteinnya, sehingga lebih sulit dikenali oleh sistem kekebalan tubuh.

Baca juga:   Guna Cegah Penyebaran Influenza, Bio Farma Gelar Vaksinasi Gratis

Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Amerika Serikat, tetapi juga dilaporkan di sejumlah negara lain seperti Inggris dan Jepang, yang mengalami musim flu lebih awal dan lebih berat dari biasanya. Situasi inilah yang kemudian memunculkan istilah “superflu” di kalangan masyarakat.

Profesor penyakit menular Universitas Alabama, Dr. Molly Fleece, menjelaskan bahwa secara umum gejala flu musim ini masih menyerupai flu pada periode sebelumnya. Gejala biasanya muncul mendadak, seperti demam tinggi, menggigil, batuk, sesak napas, dan nyeri otot. Namun pada kelompok tertentu—seperti lansia, penderita penyakit penyerta, serta mereka yang belum menerima vaksin flu—kondisi dapat memburuk.

Baca juga:   Monyet Jumbo Berkeliaran di Cimahi, Warga Khawatir Keselamatan Anak

Beberapa pasien juga melaporkan keluhan tambahan berupa sakit kepala, kelelahan ekstrem, hingga gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diare. Tenaga medis mengimbau masyarakat segera mencari pertolongan jika mengalami sesak napas, demam tinggi yang tak kunjung turun, atau gejala lain yang mengkhawatirkan.

Untuk mencegah risiko flu berat, masyarakat disarankan menjalani vaksinasi influenza, menjaga pola hidup bersih dan sehat, mencukupi asupan cairan dan nutrisi, serta menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit. Istirahat cukup dan penanganan medis yang tepat menjadi kunci utama pemulihan dan pencegahan komplikasi. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: superfluvirus influenza


Related Posts

vaksinasi influenza
HEADLINE

Guna Cegah Penyebaran Influenza, Bio Farma Gelar Vaksinasi Gratis

26 Juni 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Bayern vs PSG Champions 2026
PASOLAHRAGA

Bayern vs PSG Membara! Rekor Gol Liga Champions Barcelona Terancam Tumbang

5 Mei 2026

# Bayern vs PSG Champions 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Persaingan sengit antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain...

Xiaomi Mix

Rumor Xiaomi Mix 5 Meredup, Fokus Bergeser ke Xiaomi 18

5 Mei 2026
arsenal vs atletico madrid

Arsenal vs Atleti di Semifinal Liga Champions: Duel Penentuan ke Final, Siapa Lebih Siap?

5 Mei 2026
Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
kolesterol tinggi

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

5 Mei 2026

Highlights

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia Mulai Rp1,6 Jutaan

Beckham Putra Ungkap Krusialnya Kemenangan atas PSIM

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.