CARACAS, WWW.PASJABAR.COM – Dunia sedang menyaksikan keruntuhan salah satu rezim paling kontroversial di Amerika Latin. Pengumuman Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (3/1/2026) mengenai penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores telah menciptakan kekosongan kekuasaan yang berbahaya di Venezuela.
Saat Maduro dilaporkan sedang diterbangkan keluar dari wilayah kedaulatannya oleh pasukan AS, pertanyaan besar muncul: Siapa yang akan memegang kendali Caracas selanjutnya?
Puncak Agresi Militer Skala Besar untuk Menagkap Nicolas Maduro
Penangkapan ini bukan tanpa pendahuluan. Sejak Sabtu pagi, militer AS telah melancarkan serangan udara masif yang menargetkan pusat-pusat kekuatan rezim.
Saksi mata melaporkan kepulan asap hitam pekat membumbung dari Pangkalan Militer Fuerte Tiuna di Caracas, diiringi deru jet tempur yang terbang rendah di atas pemukiman warga.
Tiga Skenario Transisi Kekuasaan Usai Penangkapan Nicolas Maduro
Berdasarkan analisis keamanan dari jurnalis seniorTim Lister (CNN), terdapat tiga jalan utama yang mungkin ditempuh Venezuela untuk mengisi kekosongan kursi kepresidenan:
1. Jalur Konstitusional: Mandat Delcy Rodríguez
Sesuai konstitusi Venezuela, jika presiden mengalami “ketiadaan mutlak”, kekuasaan secara otomatis jatuh ke tangan Wakil Presiden, yang saat ini dijabat oleh Delcy Rodríguez.
-
Mekanisme: Rodríguez wajib menyelenggarakan pemilu nasional dalam waktu 30 hari.
-
Tujuan: Menjaga kelangsungan rezim Maduro tanpa figur Maduro sendiri. Namun, efektivitas skenario ini sangat bergantung pada apakah aparat keamanan masih setia kepadanya di tengah gempuran AS.
2. Runtuhnya Rezim: Kembalinya Oposisi dari Pengasingan
Jika struktur pemerintahan saat ini kolaps total, oposisi yang dipimpin oleh Edmundo González Urrutia menjadi kandidat terkuat.
-
Dukungan Internasional: González, yang saat ini berada di pengasingan di Spanyol, dianggap oleh banyak negara Barat sebagai pemenang sah pemilu 2024.
-
Peran María Corina Machado: Aktivis demokrasi dan peraih Nobel Perdamaian ini mengklaim telah menyiapkan transisi damai. Ia diprediksi akan menempati posisi strategis (seperti Wakil Presiden) dalam pemerintahan transisi González.
3. Pengambilalihan oleh Militer (Junta)
Skenario ketiga yang sangat mungkin terjadi adalah munculnya kekuasaan militer sebagai bentuk perlawanan terhadap invasi.
-
Tokoh Utama: Menteri Pertahanan Vladimir Padrino López.
-
Sikap: López telah menegaskan bahwa militer akan melawan “penghinaan terbesar” berupa invasi asing ini. Skenario ini bisa memicu perang saudara yang berkepanjangan jika militer menolak menyerahkan kekuasaan kepada sipil maupun otoritas AS.
Situasi Terkini: Ketidakpastian Total
Hingga laporan ini diturunkan, Caracas masih dalam keadaan siaga tinggi.
Pesan singkat berisi kepanikan warga terus mengalir, sementara keberadaan fisik Maduro masih menjadi misteri medis dan politik.
Donald Trump melalui Truth Social hanya menegaskan bahwa operasi ini adalah “puncak dari tekanan berbulan-bulan” untuk menggulingkan sang diktator.
Perbandingan Kandidat Pengganti Nicolas Maduro
| Kandidat | Basis Kekuatan | Posisi Politik |
| Delcy Rodríguez | Konstitusi & Loyalis Maduro | Kiri (Chavismo) |
| Edmundo González | Dukungan Barat & Rakyat | Tengah/Demokrat |
| Vladimir Padrino López | Militer (FANB) | Nasionalis Militer |












