# NASA cari kehidupan di luar Bumi
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) semakin serius dalam upaya mencari tanda-tanda kehidupan di luar Bumi.
NASA bahkan mengumumkan pemilihan sejumlah proposal teknologi dari industri untuk mendukung pengembangan Habitable Worlds Observatory atau Observatorium Dunia Layak Huni.
Tekenologi teleskop ruang angkasa generasi baru yang dirancang untuk memotret langsung planet mirip Bumi.
Misi ambisius ini akan menjadi teleskop unggulan pertama NASA yang mampu mengamati planet seukuran Bumi yang mengorbit bintang seperti Matahari.
Tidak hanya memotret, teleskop ini juga akan mempelajari komposisi kimia atmosfer planet tersebut guna mencari indikasi keberadaan kehidupan di luar tata surya.
Administrator NASA, Jared Isaacman, menegaskan bahwa Observatorium Dunia Layak Huni merupakan bentuk sains visioner yang dapat membuka babak baru dalam eksplorasi kosmos.
“Observatorium Dunia Layak Huni adalah jenis sains berani dan berwawasan ke depan yang hanya bisa dilakukan oleh NASA,” seperti dikutip Pasjabar dari siaran pers NASA, Selasa (6/1/2026).
“Umat manusia menantikan terobosan besar yang dapat menjawab pertanyaan mendasar tentang kehidupan di alam semesta,” ujar Isaacman dalam pernyataannya.
Teknologi Ultra Canggih untuk Misi Bersejarah
Untuk mewujudkan misi tersebut, NASA membutuhkan teknologi dengan tingkat presisi yang belum pernah ada sebelumnya.
Sistem optik teleskop harus sangat stabil, dengan pergerakan yang tidak lebih lebar dari ukuran sebuah atom saat melakukan pengamatan.
Selain itu, teleskop ini akan dilengkapi koronograf super canggih, yakni instrumen yang berfungsi menghalangi cahaya bintang agar planet di sekitarnya dapat terlihat jelas.
Teknologi koronograf yang dikembangkan diklaim ribuan kali lebih sensitif dibandingkan instrumen serupa yang pernah digunakan dalam misi luar angkasa sebelumnya.
Menariknya, Observatorium Dunia Layak Huni juga dirancang agar dapat dirawat dan ditingkatkan langsung di luar angkasa, sehingga masa operasionalnya lebih panjang dan kemampuan ilmiahnya dapat terus berkembang.
Libatkan Perusahaan Teknologi Terkemuka
Dalam rangka meningkatkan kesiapan teknologi, NASA memilih proposal industri untuk kontrak tiga tahun dengan skema harga tetap.
Sejumlah perusahaan besar terlibat, di antaranya Lockheed Martin, Northrop Grumman, BAE Systems, L3 Harris Technologies, Astroscale US, Busek Co., dan Zecoat Co. Inc.
Direktur Divisi Astrofisika NASA, Shawn Domagal-Goldman, menyebut misi ini sebagai langkah konkret untuk menjawab salah satu pertanyaan terbesar umat manusia.
“Apakah kita sendirian di alam semesta? Observatorium Dunia Layak Huni akan membawa eksplorasi kosmos ke batas baru dan memperluas pemahaman manusia tentang keberadaan kehidupan di luar Bumi,” katanya.
Pengembangan teknologi teleskop ini juga memanfaatkan pengalaman dari misi unggulan NASA sebelumnya, seperti Teleskop Luar Angkasa Hubble, James Webb Space Telescope, serta Nancy Grace Roman Space Telescope yang akan datang.
Dengan misi ini, NASA berharap dapat membuka peluang penemuan besar yang tidak hanya berdampak pada dunia sains, tetapi juga pada masa depan eksplorasi manusia ke Mars dan wilayah lain di tata surya.(*/tie)
# NASA cari kehidupan di luar Bumi












