MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Tabir di balik pemecatan mendadak Ruben Amorim dari kursi manajer Manchester United mulai terungkap. Selain performa tim yang stagnan di peringkat keenam klasemen, kegagalan pria asal Portugal tersebut dalam menjaga kondusivitas ruang ganti disinyalir menjadi faktor penentu keputusan manajemen.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa hubungan Amorim dengan bek andalan, Lisandro Martinez, memanas hingga mencapai titik didih menjelang akhir masa jabatannya.
Perseteruan dengan Lisandro Martinez
Konflik antara Amorim dan Martinez dikabarkan meledak dalam sesi latihan sebelum laga melawan Crystal Palace dan West Ham.
Martinez, yang merasa sudah pulih sepenuhnya dari cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament), merasa geram karena terus diabaikan oleh sang manajer.
Bek asal Argentina tersebut merasa siap untuk berkontribusi, namun Amorim bersikeras tidak memainkannya.
Ketegangan ini dilaporkan merusak moral tim, mengingat Martinez adalah salah satu sosok pemimpin di lini pertahanan Setan Merah.
Metode Ekstrem “Pemain Terbuang” di Ruang Ganti
Kabar yang dilansir oleh Mirror mengungkapkan bahwa Martinez bukan satu-satunya korban kebijakan dingin Amorim.
Mantan pelatih Sporting CP tersebut dikenal kerap mengabaikan pemain yang dianggap tidak masuk dalam skema taktiknya secara ekstrem.
Pada awal musim 2025/2026, Amorim sempat memicu kontroversi dengan melarang lima pemain bintang berlatih bersama tim utama:
-
Marcus Rashford
-
Alejandro Garnacho
-
Jadon Sancho
-
Antony
-
Tyrell Malacia
Kelima pemain tersebut baru diizinkan menggunakan fasilitas latihan di Carrington setelah Amorim dan skuad utama selesai berlatih dan meninggalkan lokasi.
Kebijakan ini akhirnya membuat Rashford, Sancho, dan Garnacho memilih hengkang dari klub. Sementara itu, Tyrell Malacia yang memilih bertahan hanya diberikan waktu bermain sebanyak dua menit sepanjang musim ini.
Warisan Terakhir di Elland Road
Perjalanan Amorim berakhir tragis setelah MU ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United pada Minggu (4/1/2026).
Hasil imbang tersebut membuat United tertahan di posisi keenam dengan 31 poin, jarak yang dianggap terlalu jauh bagi klub yang menargetkan zona Liga Champions.
Kombinasi antara strategi yang tidak berjalan dan hilangnya kepercayaan dari para pemain di ruang ganti membuat manajemen United tidak memiliki pilihan lain selain mendepak manajer muda tersebut hanya 14 bulan setelah kedatangannya.
| Aspek | Detail Kejadian |
| Pemicu Utama | Ketidakharmonisan ruang ganti & performa inkonsisten. |
| Konflik Kunci | Lisandro Martinez merasa fit, namun diabaikan Amorim. |
| Pemain Terpinggirkan | Rashford, Garnacho, Sancho (Hengkang); Malacia (Jarang Main). |
| Laga Terakhir | Leeds United 1-1 Manchester United. |












