BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Universitas Pasundan (Unpas) menggelar Kick Off atau Launching Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 di lingkungan Sekolah Pasundan.
Kegiatan tersebut berlangsung di SMA Pasundan 1 Bandung, Selasa (13/1/2026), dan diikuti ratusan siswa kelas XII.
Acara ini turut dimeriahkan dengan Fun Volleyball antara atlet voli Unpas dan atlet voli SMA Pasundan 1 Bandung, serta kehadiran influencer Eka Permana dan Putri Silviani.
Sejumlah pimpinan yayasan dan civitas akademika Unpas hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Dr. Cece Suryana, Ketua Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan Prof. H. Dadang Mulyana, serta Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi.
Perkuat Sinergi Pendidikan Menengah dan Perguruan Tinggi
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, PPM, dan Dana Usaha Unpas, Prof. Dr. H. M. Budiana, S.I.P., M.Si., mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 44 alumni SMA Pasundan 1 Bandung telah melanjutkan pendidikan ke Universitas Pasundan.
“Ini menunjukkan sinergi yang baik antara sekolah menengah dan perguruan tinggi di lingkungan Pasundan,” ujar Prof. Budiana, dilansir dari unpas.ac.id.
Ia juga menyampaikan bahwa Unpas akan menggelar seminar ke sekolah-sekolah mulai 15 Januari 2026, lengkap dengan berbagai hadiah menarik dan program beasiswa.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp12 juta kepada Kepala SMA Pasundan 1 Bandung. Ia mengapresiasi dukungan sekolah dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini bukan sekadar promosi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kesinambungan pendidikan,” kata Azhar. Ia menegaskan komitmen Unpas dalam meningkatkan kualitas dosen dan fasilitas pembelajaran yang modern.
Ketua YPDM Pasundan Prof. H. Dadang Mulyana menilai kegiatan ini mampu memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sementara itu, Ketua YPT Pasundan Dr. Cece Suryana berpesan agar guru membimbing siswa memilih program studi sesuai minat dan cita-cita mereka.
“Yang terpenting adalah kesesuaian pilihan dengan tujuan masa depan siswa,” tutupnya. (han)












