BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Keputusan mengejutkan Kevin Ray Mendoza untuk hijrah ke Chonburi FC setelah membawa Persib Bandung meraih back-to-back gelar juara Liga 1 sempat meninggalkan lubang besar di bawah mistar gawang. Manajemen bergerak cepat dengan mendatangkan kiper berpaspor Wales, Adam Przybek, untuk musim 2025/2026.
Namun, alih-alih menjadi suksesor yang sepadan, enam bulan pertama Przybek di Bandung justru menjadi cerita tentang cedera, nasib buruk, dan kebangkitan kembali sang deputi, Teja Paku Alam.
Awal Harapan yang Pupus oleh Masalah Non-Teknis
Adam Przybek datang dengan profil menjanjikan sebagai solusi untuk mengarungi Super League dan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
Namun, adaptasinya di Indonesia terhambat oleh rentetan masalah kesehatan yang tidak terduga. Mulai dari keracunan makanan hingga masalah fisik yang membuatnya gagal mendapatkan kepercayaan pelatih Bojan Hodak.
Ketidakstabilan kondisi fisik ini membuat Przybek kehilangan momentum di sesi latihan, yang pada akhirnya memaksanya lebih sering berada di tribun stadion daripada di dalam daftar susunan pemain (DSP).
Debut Pahit di Bali: Satu-satunya Kesempatan yang Berujung Kekalahan
Satu-satunya kesempatan tampil bagi Przybek datang pada 27 September 2025 saat Persib menghadapi Persita Tangerang. Namun, laga debut tersebut justru berakhir antiklimaks:
-
Skor Akhir: Persib takluk 1-2 dari Persita.
-
Statistik Individu: Kebobolan 2 gol, mencatatkan 2 penyelamatan, 1 pelanggaran, dan 1 kartu kuning.
-
Dampak: Performa yang kurang meyakinkan ini membuat Bojan Hodak tidak lagi memberikan menit bermain bagi kiper berusia 25 tahun tersebut di laga-laga berikutnya.
Kebangkitan Teja Paku Alam dan Munculnya Fitrah Maulana
Di saat Przybek terpuruk, Teja Paku Alam membuktikan bahwa ia belum habis. Setelah hampir dua musim menjadi pelapis Kevin Mendoza, Teja kembali menunjukkan performa gemilang yang membuatnya sulit digeser dari posisi nomor satu.
Konsistensi Teja di bawah mistar gawang menjadi kunci stabilitas Persib di paruh pertama musim.
Bahkan, hierarki kiper Persib kian menarik ketika kiper muda Fitrah Maulana diberikan kesempatan debut saat melawan Borneo FC pada 5 Desember 2025.
Kemenangan 3-1 dalam laga tersebut semakin memperkecil peluang Przybek, karena tim pelatih kini memiliki opsi pemain muda potensial sebagai pelapis Teja.
Statistik Penjaga Gawang Persib (Paruh Musim 2025/2026)
| Nama Kiper | Menit Bermain | Penampilan | Clean Sheets | Status |
| Teja Paku Alam | Dominan | Pilihan Utama | Tinggi | Sangat Konsisten |
| Adam Przybek | 90 Menit | 1 (vs Persita) | Cedera/Pelapis | |
| Fitrah Maulana | 90 Menit | 1 (vs Borneo) | Orbitan Muda |












