WWW.PASJABAR.COM – Take-Two Interactive secara resmi mengonfirmasi penundaan perilisan Grand Theft Auto VI (GTA VI), salah satu gim paling dinanti dalam sejarah industri video game.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi laporan keuangan terbaru perusahaan dan sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai jadwal rilis yang sebelumnya diperkirakan pada awal 2025.
Dalam pernyataan resminya, Take-Two menyebutkan bahwa Grand Theft Auto VI kini dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2025 di belahan bumi utara, atau sekitar September hingga November 2025.
Penundaan ini dilakukan demi memberikan waktu tambahan bagi tim pengembang Rockstar Games untuk menyempurnakan kualitas gim secara keseluruhan.
CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan filosofi Rockstar yang selalu mengutamakan kualitas produk akhir.
“Ambisi kami adalah menghadirkan pengalaman hiburan yang tak tertandingi. Waktu tambahan ini sangat penting untuk memastikan setiap detail dunia GTA VI memenuhi standar tinggi kami,” ujar Zelnick.
Dampak Penundaan dan Fokus Rockstar Games
Penundaan GTA VI berdampak luas, tidak hanya bagi komunitas gamer global, tetapi juga terhadap pasar keuangan. Setelah pengumuman tersebut, saham Take-Two Interactive dilaporkan mengalami volatilitas karena investor menyesuaikan proyeksi pendapatan perusahaan untuk tahun fiskal mendatang.
GTA VI dipastikan akan dirilis pertama kali secara eksklusif untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai versi PC, mengikuti pola perilisan Rockstar sebelumnya yang biasanya menyusul satu hingga dua tahun setelah versi konsol.
Gim ini akan berlatar di Leonida, negara bagian fiktif yang terinspirasi dari Florida, dengan Vice City sebagai pusat cerita dalam versi modern.
Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Lucia, protagonis wanita pertama yang dapat dimainkan dalam era tiga dimensi GTA, yang akan berpasangan dengan karakter Jason dalam narasi bergaya Bonnie dan Clyde.
Meski penundaan ini memperpanjang masa tunggu penggemar, antusiasme terhadap GTA VI tetap tinggi. Banyak pihak menilai keputusan tersebut justru memperkuat harapan. Bahwa Rockstar kembali menghadirkan gim dunia terbuka dengan standar kualitas tertinggi di industri. (han)












