WWW.PASJABAR.COM — Harga bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Pertamina, Shell, bp, dan Vivo terpantau stabil usai libur panjang perayaan Isra Miraj. Tidak terdapat perubahan harga sejak awal Januari, baik untuk BBM bersubsidi maupun non-subsidi.
Dikutip dari laman resmi Pertamina di Jakarta, Senin (19/1/2026), harga BBM Pertamina masih sama seperti yang berlaku sejak awal Januari 2025. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi dipatok Rp6.800 per liter.
Untuk BBM non-subsidi, Pertamax dibanderol Rp12.350 per liter, Pertamax Turbo Rp13.400 per liter, dan Pertamax Green Rp13.150 per liter. Sementara itu, Dexlite dijual Rp13.500 per liter dan Pertamina Dex Rp13.600 per liter.
Stabilnya harga BBM tersebut memberikan kepastian bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan angkutan umum, setelah periode libur panjang yang biasanya diikuti dengan peningkatan mobilitas dan konsumsi bahan bakar.
Harga BBM Shell, bp, dan Vivo Tak Berubah
Selain Pertamina, SPBU Shell juga tidak melakukan penyesuaian harga sejak awal Januari. Berdasarkan laman resmi SPBU Shell, harga Shell Super tetap Rp12.700 per liter, V-Power Rp13.190 per liter, V-Power Diesel Rp13.860 per liter, serta V-Power Nitro+ Rp13.480 per liter.
Kondisi serupa juga berlaku di SPBU bp. Harga BP 92 masih dipatok Rp12.500 per liter, BP Ultimate Rp13.190 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp13.860 per liter. Tidak adanya perubahan harga ini sejalan dengan tren stabilitas harga BBM non-subsidi di awal tahun.
Sementara itu, SPBU Vivo mencantumkan dua produk BBM yang tersedia. Dikutip dari akun Instagram resmi @spbuvivo, harga Revvo 92 ditetapkan Rp12.700 per liter dan Diesel Primus Plus Rp13.610 per liter. Adapun produk Revvo 90 dan Revvo 95 saat ini belum tercantum harganya.
Stabilnya harga BBM di berbagai SPBU ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi pascalibur panjang nasional. (han)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

h













