RABAT, WWW.PASJABAR.COM – Timnas Senegal resmi dinobatkan sebagai raja sepak bola Afrika setelah menumbangkan tuan rumah Maroko dengan skor tipis 1-0 pada laga final Piala Afrika 2025.
Bertanding di Stade Prince Moullay Abdallah, Senin (19/1/2026) dini hari WIB, duel ini menjadi salah satu final paling dramatis dalam sejarah turnamen.
Laga harus berlanjut hingga babak perpanjangan waktu setelah melewati tensi tinggi, protes walk-out, hingga kegagalan penalti di menit-menit akhir waktu normal.
Drama Menit Akhir: Penalti Panenka yang Gagal
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, namun puncak drama terjadi pada masa injury time babak kedua.
Pada menit ke-92, Senegal sempat bersorak lewat gol Abdoualey Seck, namun dianulir karena dianggap melanggar Achraf Hakimi.
Dua menit berselang, giliran Maroko yang mendapat hadiah penalti setelah Brahim Diaz dilanggar di kotak terlarang.
Keputusan ini memicu protes keras dari pelatih Senegal, Pape Thiaw, yang sempat menginstruksikan pemainnya meninggalkan lapangan. Setelah laga tertunda 20 menit, penalti tetap dilaksanakan.
Brahim Diaz yang maju sebagai eksekutor mencoba melakukan tendangan Panenka, namun bola dengan mudah diamankan oleh Edouard Mendy.
Pape Gueye Jadi Pahlawan di Babak Perpanjangan Waktu
Kegagalan penalti Maroko memberikan momentum bagi Lions of Teranga. Memasuki babak perpanjangan waktu menit ke-94, Senegal melancarkan serangan balik kilat.
Idrissa Gana Gueye memberikan umpan matang kepada Pape Gueye yang melakukan solo run dari sisi kiri.
Gueye kemudian melepaskan tembakan keras kaki kiri yang bersarang tepat di pojok atas gawang Yassine Bounou.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda hingga peluit panjang dibunyikan. Senegal pun berpesta, sementara Maroko harus melanjutkan puasa gelar mereka yang telah bertahan sejak 1974.
Statistik dan Susunan Pemain
Meski Maroko tampil lebih agresif dengan 13 percobaan tembakan, efektivitas Senegal dalam memanfaatkan peluang menjadi kunci kemenangan.
Edouard Mendy tampil sebagai pahlawan di bawah mistar dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan penalti Brahim Diaz.
-
Senegal (4-3-3): Mendy; A. Mendy (Seck 77′), Sarr, Niakhate, Diouf (Jakobs 106′); Camara (L. Sarr 77′), Gana, P. Gueye; Ndiaye (Mbaye 77′), Jackson (C. Ndiaye 90′), Mane.
-
Maroko (4-2-3-1): Bounou; Hakimi, Masina (El Yamiq 89′), Aguerd, Mazraoui (Igamane 98′); El Aynaoui, Saibari (Salah-Eddine 90′), Diaz (Akhomach 98′), Ezzalzouli, El Khannouss (Targhalline 80′); El Kaabi (En-Nesyri 80′).
Ringkasan Final Piala Afrika 2025
| Parameter | Senegal | Maroko |
| Skor Akhir | 1 (AET) | |
| Pencetak Gol | Pape Gueye (94′) | – |
| Penguasaan Bola | 54% | 46% |
| Momen Kunci | Penyelamatan Penalti Mendy | Kegagalan Panenka Diaz |
| Status | JUARA | Runner-up |












