MELBOURNE, WWW.PASJABAR.COM – Langkah petenis muda harapan Indonesia, Janice Tjen, harus terhenti di babak kedua turnamen Grand Slam Australian Open 2026. Bertanding di Melbourne Park pada Kamis (22/1/2026) pagi waktu Indonesia, Janice dipaksa mengakui keunggulan mantan petenis nomor satu dunia asal Ceko, Karolina Pliskova.
Meski memberikan perlawanan yang luar biasa alot dan menunjukkan mentalitas pantang menyerah, Janice akhirnya menyerah dengan skor kembar 4-6, 4-6.
Kekalahan ini memang menyakitkan bagi pendukung tenis tanah air, namun performa yang ditunjukkan atlet berusia 23 tahun tersebut di panggung sebesar Melbourne Park memberikan sinyal positif bagi masa depan tenis profesional Indonesia di level internasional.
Duel Sengit dan Adu Strategi di Set Pertama
Pertandingan dimulai dengan kepercayaan diri tinggi dari Janice Tjen yang langsung mengamankan gim pertama untuk memimpin 1-0.
Namun, pengalaman berbicara ketika Pliskova mulai menemukan ritme servisnya dan menyamakan kedudukan. Pliskova kemudian melakukan break point krusial yang membuatnya berbalik memimpin.
Janice tidak tinggal diam; ia sempat memaksa keadaan hingga deuce pada gim keempat, meskipun akhirnya Pliskova tetap mampu menambah keunggulan menjadi 1-3.
Intensitas pertandingan terus meningkat saat Janice berhasil memangkas jarak menjadi 2-3 setelah melalui duel deuce yang panjang di mana pukulan Pliskova dua kali melebar.
Adu taktik terjadi di mana Pliskova mengandalkan service ace yang mematikan, sementara Janice merespons dengan sambaran forehand tajam di depan net yang membuat penonton berdecak kagum.
Meski Janice sempat menekan hingga skor 4-5 lewat servis keras, Pliskova menutup set pertama dengan skor 4-6 berkat ketenangannya di poin-poin kritis.
Tekanan Mental dan Upaya Bangkit di Set Kedua
Memasuki set kedua, Janice Tjen sempat kehilangan momentum di awal laga yang menyebabkan dirinya tertinggal 0-2 setelah Pliskova berhasil mematahkan servisnya.
Dalam posisi tertekan, Janice menunjukkan kedewasaan bermain dengan melepaskan servis-servis akurat yang sulit dikembalikan oleh Pliskova, membuat skor menipis menjadi 1-2.
Upaya Janice untuk melakukan break point di gim keempat menjadi salah satu momen paling dramatis dalam pertandingan ini.
Setelah berulang kali terjadi deuce, kegigihan Janice sayangnya belum cukup untuk menembus pertahanan solid Pliskova yang justru memperlebar jarak.
Janice sempat tertinggal 0-30 di gim kelima, namun ia menunjukkan semangat juang luar biasa dengan membalikkan keadaan untuk meraih poin kedua, mengubah skor menjadi 2-3 dan menjaga harapan untuk memaksakan set penentuan tetap hidup.
Keuletan Janice Tjen Menghadapi Servis Maut Pliskova
Salah satu tantangan terbesar Janice dalam laga ini adalah menghadapi kecepatan servis Karolina Pliskova yang sudah dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Namun, petenis Indonesia ini mampu bangkit di gim ketujuh berkat kecepatan servisnya sendiri yang membuat Pliskova keteteran dan mengubah skor menjadi 3-4. Drama kembali berlanjut di gim kedelapan saat Janice sempat memimpin 40-15.
Sayangnya, pengalaman Pliskova dalam mengelola poin-poin krusial membuatnya mampu mengejar dan membalikkan keadaan hingga Janice kembali tertinggal 3-5. Meski berada di ambang kekalahan, Janice tidak menyerah begitu saja.
Ia mengandalkan akurasi servis untuk mengadang laju Pliskova di gim kesembilan, memperkecil ketertinggalan menjadi 4-5 dan memaksa petenis Ceko tersebut bekerja ekstra keras di gim penutup.
Penghormatan untuk Debut Gemilang di Melbourne Park
Pada gim kesepuluh yang menjadi penentu, Janice Tjen masih menunjukkan keuletannya dengan mengejar setiap bola yang dilepaskan Pliskova.
Namun, solidnya permainan baseline dari mantan ratu tenis dunia tersebut akhirnya memastikan kemenangan bagi wakil Ceko.
Janice kalah 4-6 di set kedua dan harus merelakan tiket ke babak ketiga. Meski terhenti di babak kedua, pencapaian Janice Tjen di Australian Open 2026 merupakan sebuah sejarah baru bagi dunia tenis Indonesia.
Keberhasilannya melaju hingga babak kedua dan memberikan perlawanan seimbang kepada pemain papan atas dunia seperti Pliskova membuktikan bahwa Janice memiliki level permainan yang layak diperhitungkan di sirkuit WTA.
Pengalaman berharga di Melbourne Park ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Janice untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di turnamen-turnamen Grand Slam berikutnya sepanjang musim 2026.
Statistik Kunci Pertandingan
| Parameter | Janice Tjen | Karolina Pliskova |
| Skor Akhir | 4-6, 4-6 | 6-4, 6-4 |
| Service Ace | 4 | 11 |
| Unforced Errors | 22 | 18 |
| Pemenang (Winners) | 19 | 26 |
| Durasi Pertandingan | 1 Jam 42 Menit | – |












