BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Universitas Pasundan (Unpas) resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Sains Indonesia (USI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Ruang Rapat Lantai 7 Gedung Rektorat Kampus II Unpas Tamansari, Kamis (22/1/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi swasta, khususnya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., dan Rektor USI Dr. Ir. Endah Murtiana Sari, S.T., M.M., serta disaksikan jajaran pimpinan dan pengelola kerja sama dari kedua institusi.
Rektor Unpas Prof. Azhar Affandi menyampaikan apresiasi atas kunjungan USI dan menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang sebelumnya telah terjalin di tingkat fakultas.
Menurutnya, penguatan kerja sama secara institusional akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dan berdampak.
“Unpas sangat terbuka untuk kerja sama yang memberikan kontribusi bagi kedua belah pihak, yang pada akhirnya berdampak bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Saya percaya kita bisa berkolaborasi dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan aspek lainnya,” ujarnya, dilansir dari unpas.ac.id.
Dorong Sinergi dan Daya Saing Perguruan Tinggi Swasta
Lebih lanjut, Prof. Azhar menekankan bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan pendidikan tinggi saat ini. Sinergi antar perguruan tinggi swasta diharapkan mampu meningkatkan kualitas, daya saing, serta kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
“Semoga ke depan kita bisa bersama-sama membangun dan bersatu untuk memajukan perguruan tinggi swasta,” katanya.
Sementara itu, Rektor USI Dr. Endah Murtiana Sari mengucapkan terima kasih atas sambutan Unpas dan menyebut kerja sama ini sebagai peluang penting bagi USI yang tergolong perguruan tinggi baru dengan 12 fakultas.
“Kami membutuhkan bimbingan dan arahan. Berbekal evaluasi dari kampus lain, kami berkomitmen menjadi kampus rekognisi yang berdampak,” tuturnya.
Ia berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang kerja sama penelitian, peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta mendukung proses peningkatan akreditasi institusi.
“Melalui kolaborasi ini, kami bisa belajar banyak dan menumbuhkan rasa percaya diri untuk sejajar dan berkembang bersama kampus-kampus besar,” pungkasnya. (han)












