CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Misteri Leuweung Titipan (Bag.1): Amanat Aki Karma di Tanah Parahyangan

pri
27 Januari 2026
generate by GeminiAI

generate by GeminiAI

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pagi itu, kabut tipis masih menyelimuti Desa Pasir Angin. Suasana dingin khas pegunungan Jawa Barat menusuk hingga ke tulang, namun bagi Jaka, ini adalah harmoni yang selalu dirindukannya. Setelah lima tahun merantau di hiruk-pikuk Jakarta, ia pulang dengan satu misi: menjalankan wasiat mendiang kakeknya, Aki Karma.

Aki Karma bukan sekadar sesepuh biasa. Beliau adalah seorang Kuncen (penjaga) yang disegani. Sebelum berpulang, ia menitipkan sebuah kunci kuningan berukir motif sulur kepada Jaka.

“Jaga lembur, jaga dunya” (Jaga kampung, jaga dunia), bisik Aki kala itu.

Jaka tahu, pesan itu merujuk pada sebidang tanah di lereng Gunung Pangrango yang dikenal warga sebagai Leuweung Titipan (hutan titipan).

Filosofi Kasundaan dalam Sepiring Nasi Liwet

generate by GeminiAI
generate by GeminiAI

Sore harinya, Jaka berkumpul bersama Mang Dadang dan beberapa pemuda desa di balong (kolam ikan) belakang rumah.

Baca juga:   Kesbangpol Bandung Gelar Pendidikan Politik, Diikuti 300 Pelajar

Sambil menikmati harumnya nasi liwet yang baru matang, mereka berbincang tentang rencana sebuah perusahaan pengembang yang ingin mengubah area hutan tersebut menjadi resort mewah.

“Jaka, hidup itu harus Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh,” ujar Mang Dadang sambil mengaduk sambal dadak.

“Kita mengasihi sesama, mempertajam pikiran, dan saling menjaga. Kalau hutan itu dibabat, bukan cuma pohon yang hilang, tapi napas budaya kita juga ikut musnah. Alam Sunda itu bukan warisan nenek moyang, tapi titipan anak cucu.”

Jaka terdiam. Kata-kata Mang Dadang mengingatkannya pada konsep Tri Tangtu di Bumi, sebuah keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Ia menyadari bahwa kunci kuningan di sakunya bukan sekadar simbol kepemilikan tanah, melainkan tanggung jawab moral yang berat.

Baca juga:   Dukungan Bobotoh Jelang Laga Persib Bandung Lawan Persija

Ancaman di Balik Kabut: Modernisasi vs Tradisi

Ketegangan mulai memuncak ketika sebuah mobil mewah berhenti di depan balai desa. Beberapa pria berpakaian rapi turun membawa gulungan cetak biru.

Mereka adalah perwakilan dari PT. Cakrawala, perusahaan yang bersikeras bahwa proyek mereka akan membawa “kemajuan” bagi Desa Pasir Angin dengan alasan pembukaan lapangan kerja.

Namun, Jaka melihat ada yang janggal. Di peta mereka, batas Leuweung Titipan tidak dicantumkan sebagai kawasan lindung, melainkan zona komersial.

Masyarakat desa mulai terpecah. Ada yang tergiur dengan uang ganti rugi yang besar, namun ada pula yang takut akan “kualat” jika mengusik hutan larangan tersebut.

Jaka tahu, ia harus segera bertindak sebelum alat berat pertama menyentuh tanah leluhurnya.

Baca juga:   Kans Persib Mainkan Kiper Pelapis di Sisa Laga Liga 1

Misteri di Balik Kunci Kuningan dan Naskah Lontar

Malam itu, Jaka memberanikan diri menuju gubuk kecil milik Aki Karma di pinggir hutan.

Dengan tangan gemetar, ia memasukkan kunci kuningan itu ke dalam sebuah kotak kayu tua yang tersembunyi di bawah lantai bambu.

Di dalamnya, tidak ada emas atau surat tanah, melainkan sebuah naskah kuno yang ditulis di atas daun lontar.

Naskah itu berisi tentang tata cara menjaga sumber mata air dan peringatan tentang bencana besar yang akan melanda jika keseimbangan Pajajaran diusik.

Jaka menyadari bahwa kunci itu adalah pembuka pengetahuan, bukan sekadar harta.

Kini, ia memiliki bukti otentik bahwa lahan tersebut secara adat adalah wilayah yang tidak boleh disentuh demi keselamatan ekologis seluruh lembah.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: budayabudaya sundaCerita BersambungCerita PendekCerita Rakyat Jawa BaratFilosofi Budaya Sundajawa baratKearifan LokalLeuweung TitipanMisteriSastra


Related Posts

Someah Hade ka Semah. (generate by DreaminaAI)
HEADLINE

Bukan Sekadar Senyum! Inilah Rahasia Filosofi Soméah Hadé ka Sémah yang Membuat Siapa Pun Merasa Jatuh Cinta Saat Menginjakkan Kaki di Pasundan!

29 Januari 2026
Jaka, Mang Dadang dan Mang Ade. (generate by dreaminaAI)
HEADLINE

Kekuatan Sauyunan (Bagian 2): Rahasia Naskah Lontar Sanghyang Siksa Kandang Karesian

28 Januari 2026
Filosofi Tri Tangtu Di Buana: Menelusuri Akar Kearifan Lokal Masyarakat Sunda Dalam Menjaga Keseimbangan Hubungan Manusia Dengan Alam Semesta
HEADLINE

Filosofi Tri Tangtu Di Buana: Menelusuri Akar Kearifan Lokal Masyarakat Sunda Dalam Menjaga Keseimbangan Hubungan Manusia Dengan Alam Semesta

27 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

BANGKOK, WWW.PASJABAR.COM -- Babak final tunggal putra turnamen Thailand Masters 2026 mempertemukan pemain muda Mohammad Zaki Ubaidillah...

Pertamina Enduro menang 3-0 atas Bandung BJB Tandamata / @mojisports_

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

2 Februari 2026
Napoli kalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Liga Italia. (Foto: REUTERS/Ciro De Luca)

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

1 Februari 2026
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

1 Februari 2026
Borneo FC menang dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada 1 Februari 2026. Gol Koldo Obieta bawa Borneo FC pepet Persib di puncak klasemen. (instagram/@borneofc.id)

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

Highlights

Inter Milan Siap Serbu Markas Cremonese: Nerazzurri Bertekad Kokohkan Posisi Puncak Klasemen Serie A Dalam Laga Tandang Di Giovanni Zini

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Menang Dramatis atas PSIM Yogyakarta dan Kembali Memepet Posisi Persib di Puncak Klasemen

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.