BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Cita-cita menunaikan ibadah haji menjadi impian banyak umat Muslim, termasuk bagi seorang pedagang sate di Bandung. Dengan ketekunan dan kesabaran menyisihkan penghasilan dari hasil berjualan, impian tersebut akhirnya terwujud tahun ini.
Sosok tersebut adalah Ade Supartini, yang telah lebih dari 10 tahun berjualan sate. Di balik asap yang mengepul dari panggangan miliknya, tersimpan perjuangan panjang untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Setiap tusuk sate yang terjual bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari tabungan untuk mewujudkan impian berhaji.
Ade mengaku secara konsisten menyisihkan sebagian keuntungan dagangannya. Meski tidak mudah, ia tetap berkomitmen menabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya mampu melunasi biaya perjalanan ibadah haji.
“Alhamdulillah, dari hasil jualan sate bisa ditabung sedikit demi sedikit sampai akhirnya bisa berangkat haji tahun ini,” ujarnya.
Perjuangan Panjang Berbuah Manis
Kini, seluruh persiapan keberangkatan telah rampung. Pedagang sate di Bandung bernama Ade ini telah menyiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Kebahagiaan pun terpancar dari wajahnya, menyambut momen yang telah lama dinantikan.
Ia mengaku tidak pernah menyangka perjuangannya selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Baginya, kerja keras yang diiringi doa menjadi kunci utama dalam meraih impian.
Kisah Ade Supartini menjadi inspirasi bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk mewujudkan cita-cita. Dengan kegigihan, disiplin menabung, serta keyakinan, harapan untuk berangkat haji dapat tercapai.
Perjalanan Ade juga menjadi pengingat bahwa setiap usaha, sekecil apa pun, dapat membawa seseorang lebih dekat pada impian besar, selama dijalani dengan konsisten dan penuh keikhlasan. (uby)












