CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Seorang pengendara sepeda motor nyaris tertemper kereta api setelah nekat melawan arus dan menerobos palang pintu perlintasan di kawasan Cimindi, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Peristiwa yang sempat terekam video amatir warga itu memperlihatkan detik-detik menegangkan ketika kereta api dari arah Bandung menuju Jakarta melintas hanya beberapa saat setelah pengendara tersebut berhasil diselamatkan.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat seorang pria menuntun sepeda motornya sambil melawan arus kendaraan.
Saat palang pintu perlintasan sudah tertutup dan sirene peringatan berbunyi, pria tersebut tetap memaksa masuk ke area rel. Situasi menjadi sangat berbahaya karena pada saat bersamaan kereta api sudah mendekat dengan kecepatan tinggi.
Beruntung, seorang petugas jaga perlintasan yang melihat kejadian itu langsung bergerak cepat. Petugas tersebut segera menghampiri pengendara dan mendorong sepeda motornya ke tepi lintasan. Hanya dalam hitungan detik, kereta api melintas di lokasi tersebut.
Salah seorang saksi mata, Ahmad Junaedi, mengatakan pengendara datang dari arah Cimahi dan hendak menuju Bandung. Saat itu kondisi palang pintu sudah tertutup rapat, namun pengendara tetap memaksa menerobos.
“Palang pintu sudah tutup, kereta juga sudah dekat. Tiba-tiba ada pengendara motor tetap masuk. Untung petugas sigap langsung menarik orang dan motornya ke pinggir. Kalau terlambat sedikit saja, bisa tertabrak,” ujar Ahmad.
Minimnya Disiplin di Perlintasan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa pelanggaran di perlintasan sebidang masih kerap terjadi. Tindakan menerobos palang pintu, terlebih dengan melawan arus, bukan hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lain serta perjalanan kereta api.
Meski berbagai imbauan keselamatan terus disampaikan, masih banyak masyarakat yang belum disiplin saat melintasi jalur kereta. Padahal, ketika sirene berbunyi dan palang pintu mulai menutup, seluruh pengguna jalan wajib berhenti dan mendahulukan perjalanan kereta api.
Warga sekitar berharap kejadian nyaris maut di Cimindi ini menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan lalu lintas di perlintasan kereta. Keselamatan, bagaimanapun, harus selalu menjadi prioritas utama. (uby)









