CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kemenkes Dorong Kenaikan HJE untuk Cegah Perokok Muda

Hanna Hanifah
17 Desember 2024
kenaikan rokok

ilustrasi. (foto: freepik)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa pengalaman berbagai negara menunjukkan kenaikan cukai rokok dapat menurunkan konsumsi rokok sebesar 10-15 persen.

Kebijakan kenaikan Harga Jual Eceran (HJE) rokok elektrik dan produk olahan tembakau diharapkan dapat mencegah perokok muda mengakses rokok.

“Prevalensi merokok kita turun, terutama pada remaja usia 10-18 tahun dari 9,1 persen pada 2018 menjadi 7,4 persen pada 2023. Sementara itu, prevalensi merokok pada usia 10 tahun ke atas juga mengalami penurunan dari 28,9 persen pada 2018 menjadi 27,1 persen pada 2023,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (17/12/2024), dilansir dari Antara.

Baca juga:   Google Luncurkan Gemini 2.5 Flash, Dorong Efisiensi AI di Lini Produk

Nadia menambahkan bahwa upaya multisektor sangat diperlukan karena kebijakan fiskal atau non-fiskal saja tidak cukup untuk mengatasi masalah tersebut.

Menurutnya, merokok merupakan faktor risiko utama Penyakit Tidak Menular (PTM), dan kebiasaan merokok sulit dihentikan.

Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu difokuskan pada anak-anak dan remaja, karena baik perokok aktif maupun pasif memiliki risiko yang sama.

Baca juga:   Meski Idap ALS, Eric Dane Siap Kembali ke Lokasi Syuting Euphoria

Salah satu langkah pencegahan yang disebutkan adalah pengaturan pesan kesehatan pada kemasan rokok.

Selain itu, orang tua diimbau untuk mengenali rokok elektronik yang memiliki bentuk berbeda dari rokok konvensional agar dapat mencegah anak menggunakannya.

“Lebih baik pengeluaran untuk rokok diganti dengan membeli makanan berprotein bagi keluarga. Ingat, satu batang rokok setara dengan satu butir telur,” tegas Nadia.

Baca juga:   Snow White Gagal di Box Office, Rachel Zegler Jadi Sorotan

Mengutip data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi rokok di China menurun sebesar 3,3 persen pada periode April 2015-Maret 2016 setelah pajak rokok dinaikkan.

WHO juga mencatat penurunan signifikan sebesar 34 persen pada konsumsi rokok di Kolombia pada 2018.

Setelah pajak rokok dinaikkan tiga kali lipat sejak 2016 hingga 2018, dan terus meningkat sejak 2019. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: harga rokokkenaikan rokok


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)
HEADLINE

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026

WWW.PASJABAR.COM – Samsung kembali menggebrak pasar ponsel pintar dunia dengan meluncurkan lini flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26...

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026
Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026

Highlights

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.