CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Waspada DBD di Musim Hujan, Kemenkes Gencarkan Pencegahan

Hanna Hanifah
16 Februari 2025
DBD

ilustrasi. (foto: ayosehat.kemkes.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, Ina Agustina Isturini, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang berpotensi meningkat pada musim hujan.

“Dengue tetap menjadi ancaman kesehatan yang nyata bagi masyarakat Indonesia. Kasus dengue terjadi sepanjang tahun dan cenderung meningkat pada musim hujan,” ujar Ina, dilansir dari Antara.

Ia menekankan bahwa penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini tidak hanya berdampak pada kesehatan. Tetapi juga mengganggu produktivitas masyarakat dan membebani sistem layanan kesehatan.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sejak awal Januari hingga 3 Februari 2025, tercatat sebanyak 6.050 kasus DBD dengan 28 kematian.

Baca juga:   Kasus DBD di Kota Bandung Capai 2.215 Orang, 8 Diantaranya Meninggal Dunia

Untuk mengatasi penyebaran penyakit tersebut, pemerintah menjalankan berbagai program.

Antara lain pengendalian vektor, Gerakan 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang, dan mencegah gigitan nyamuk), serta Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik yang diperkuat dengan edukasi berkelanjutan.

Ina menegaskan bahwa pemerintah juga telah menetapkan Strategi Nasional Penanganan Dengue 2021-2025. Yang menekankan sinergi lintas sektor antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

“Upaya ini perlu didukung oleh peran aktif masyarakat, salah satunya dengan menerapkan 3M Plus,” tuturnya.

Selain itu, strategi berbasis inovasi turut diadopsi. Termasuk implementasi nyamuk ber-Wolbachia di sejumlah daerah seperti Yogyakarta, Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang, dan Kupang.

Baca juga:   Dampak Inflasi, Pemkot Bandung Alokasikan Rp9,2 Miliar

Pemerintah juga mendorong vaksinasi sebagai langkah perlindungan tambahan untuk melawan dengue.

Potensi Peningkatan Kasus DBD

Pada kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Penyakit Anak, I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, mengingatkan potensi peningkatan kasus DBD. Terutama pada musim hujan.

Berdasarkan data, 47 persen kasus dengue terjadi pada anak-anak dan remaja. Dengan angka kematian tertinggi pada kelompok usia 5-14 tahun (45 persen) dan usia 1-4 tahun (21 persen).

“Pencegahan menjadi kunci utama, dan vaksinasi dapat menjadi langkah perlindungan tambahan,” kata Ayu.

Baca juga:   Petugas Puskesmas dan Kelurahan Beri Obat Abate ke Rumah Warga di Cijerah

Ia menjelaskan bahwa gejala awal dengue pada anak biasanya berupa demam tinggi, nyeri kepala, nyeri otot, bintik merah di kulit, muntah, dan sakit perut.

Jika terlambat ditangani, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi syok dengue yang berisiko fatal.

Ayu menambahkan bahwa vaksinasi dengue saat ini tidak tercakup dalam program BPJS. Namun menjadi bagian dari Program Imunisasi Nasional yang menargetkan anak-anak.

“Untuk itu, langkah pencegahan dini sangat penting, dan masyarakat diimbau untuk tidak menunggu hingga terlambat dalam menangani penyakit ini,” tutup Ayu. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: DBDDemam Berdarah Denguepenyakit Demam Berdarah Dengue


Related Posts

DBD di Bandung
HEADLINE

DBD di Bandung Diprediksi Naik 2026, Dinkes Imbau Perketat PSN 3M

11 Januari 2026
Langkah Bersama Cegah Demam Berdarah Dengue
HEADLINE

Langkah Bersama Cegah Demam Berdarah Dengue

8 September 2024
Ilustrasi: Nyamuk Demam Berdarah (DBD).
HEADLINE

Waspada, Ratusan Orang Meninggal di Jabar Karena DBD

9 Mei 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Diduga Kecurangan UTBK SNBT 2026, Peserta Gunakan Joki Dan Perangkat

21 April 2026

WWW.PASJABAR.COM — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan adanya temuan upaya kecurangan dalam pelaksanaan...

unpas

Unpas Wajibkan Mahasiswa Miliki Sertifikat Kompetensi Sebelum Lulus

21 April 2026
banjir bandung

Atasi Banjir Bandung, KDM Usulkan Danau dan Perbaikan Tata Ruang

21 April 2026
pidana penjara

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026
RKPD

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026

Highlights

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.