www.pasjabar.com — Cesc Fabregas menjadi sosok paling diburu Inter Milan untuk menggantikan Simone Inzaghi sebagai pelatih kepala.
Setelah kekalahan dari PSG di Liga Champions, Inter resmi berpisah dengan Inzaghi yang kemudian menerima tawaran dari klub Arab Saudi, Al Hilal.
Dalam situasi tersebut, nama Cesc Fabregas calon pelatih Inter Milan langsung mencuat ke permukaan.
Namun, misi Inter Milan incar Cesc sebagai pelatih tidak berjalan mulus.
Fabregas saat ini sedang menangani Como 1907, klub promosi Serie A yang menunjukkan performa solid musim lalu.
Selain menjadi pelatih, ia juga pemegang saham minoritas Como, membuat proses negosiasi menjadi rumit.
Como 1907 Tak Mau Kehilangan Sang Pelatih
Pihak Como 1907 bersikeras mempertahankan Cesc Fabregas yang bertahan di Como 1907.
Presiden klub, Mirwan Suwarso, menyebut bahwa Fabregas adalah pusat dari proyek jangka panjang yang sedang dibangun.
“Proyek kami berpusat pada Cesc,” ujar Mirwan dalam sebuah forum bisnis di London, tempat Fabregas juga hadir sebagai pembicara.
Fabrizio Romano melaporkan bahwa Direktur Olahraga Inter, Piero Ausilio, telah bertemu Fabregas secara langsung di London pada 4 Juni 2025.
Sayangnya, hasil pertemuan itu belum membuahkan titik terang. Negosiasi masih berlangsung, dengan Como tetap pada pendirian mempertahankan sang pelatih.
Akui Sudah Nyaman dan Punya Visi Jangka Panjang
Cesc Fabregas tolak tawaran Inter Milan dengan alasan kesetiaannya pada proyek yang sedang ia jalankan di Como.
“Saya bergabung dengan klub ini karena berpikir tentang masa depan, bukan sekadar dua tahun lalu selesai,” kata mantan bintang Arsenal dan Chelsea itu.
Dalam pernyataannya, Fabregas menegaskan bahwa ia bahagia berada di Como, tempat di mana ia bisa bekerja sesuai filosofi dan visinya.
“Di klub kecil ini, kami punya ambisi besar,” tambahnya.
Proyek jangka panjang di Como membuatnya semakin yakin untuk melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih di klub tersebut.
Ia juga menilai bahwa kerja samanya dengan manajemen klub sangat solid dan memiliki visi yang sama.
Inter Bisa Beralih ke Nama Lain
Meski belum menyerah, Inter Milan harus realistis jika akhirnya gagal membujuk Fabregas. Mereka masih membuka peluang untuk perundingan lanjutan yang digelar 5 Juni 2025.
Jika tetap buntu, maka alternatif lain seperti Christian Chivu dan Patrick Vieira yang kini melatih di Serie A bisa jadi opsi pengganti.
Namun, bagi Inter, Cesc Fabregas tetap jadi prioritas utama. Keputusan akhir ada di tangan pelatih asal Spanyol itu.
Bila ia benar-benar bertahan di Como, Inter harus bergerak cepat mencari pengganti lain karena tenggat waktu menuju Piala Dunia Klub 2025 sudah semakin dekat.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

h














