Gondomar, Portugal, www.pasjabar.com – Suasana duka menyelimuti kota kecil Gondomar di pinggiran Porto, Portugal, menyusul wafatnya Diogo Jota dan sang adik, Andre Silva, dalam kecelakaan mobil tragis pada Kamis (3/7/2025). Hari ini, Sabtu (5/7), upacara pemakaman keduanya digelar secara khidmat di Igreja Matriz de Gondomar, Sao Cosme, pukul 10.00 waktu lokal atau 16.00 WIB.
Ribuan pelayat hadir memberikan penghormatan terakhir, termasuk keluarga, sahabat, tokoh negara, serta rekan-rekan dari dunia sepak bola yang selama ini mengenal dekat sosok Jota dan Andre.
Prosesi Pemakaman Diselimuti Duka Nasional
Sebelum prosesi pemakaman resmi, upacara penghormatan secara tertutup telah digelar di Capela da Ressurreicao pada Jumat (4/7) pagi.
Sekitar pukul 15.00 waktu setempat, kapel dibuka untuk umum agar masyarakat bisa melepas kepergian dua bersaudara itu.
Pelayat berdatangan dari berbagai penjuru negeri. Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa dan Perdana Menteri Luis Montenegro hadir langsung dalam prosesi penghormatan, menunjukkan betapa pentingnya sosok Diogo Jota di hati rakyat Portugal.
Bintang Sepak Bola Dunia Ikut Hadir, Liverpool Berkabung
Tak hanya dari kalangan pemerintahan, para tokoh dunia sepak bola juga terlihat hadir.
Diogo Dalot, Joao Moutinho, Ricardo Horta, hingga agen ternama Jorge Mendes hadir di Gondomar.
Nama besar lainnya seperti kapten Manchester United Bruno Fernandes dan striker Liverpool Darwin Nunez juga hadir, memberikan salam perpisahan terakhir.
Mantan kapten Liverpool Jordan Henderson turut mengirimkan karangan bunga dengan pesan menyentuh:
“Beristirahatlah dalam damai, sahabatku, bersama saudaramu André. Kami semua akan merindukanmu.”
Liverpool, klub yang dibela Jota sejak 2020, mengibarkan bendera setengah tiang di Anfield dan menunda jadwal latihan pramusim sebagai bentuk penghormatan.
Kronologi Kecelakaan dan Kisah Tragis di Baliknya
Kecelakaan yang menewaskan Diogo Jota dan Andre Silva terjadi di jalan tol A-52, dekat Cernadilla, Zamora, Spanyol. Mobil yang mereka tumpangi terlempar dari jalur dan menabrak pembatas jalan.
Diketahui, Jota baru saja menjalani operasi kecil pada paru-parunya dan memilih menempuh perjalanan darat menuju pelabuhan Santander untuk naik kapal feri ke Liverpool.
Ia ingin menghindari penerbangan dan mempercepat kepulangannya untuk mengikuti latihan pramusim bersama Liverpool.
Tragisnya, Jota baru menikahi kekasihnya, Rute Cardoso, sebelas hari sebelum insiden maut itu. Ia juga meninggalkan tiga anak yang masih kecil. Kepergiannya mengundang kesedihan yang luar biasa di Inggris dan Portugal.












