CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Legenda Bulu Tangkis Iie Sumirat Meninggal Dunia, Taufik Hidayat Menangis

pri
23 Juli 2025
Mantan pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat dan Iie Sumirat. (Foto: dok. Taufik Hidayat)

Mantan pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat dan Iie Sumirat. (Foto: dok. Taufik Hidayat)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, www.pasjabar.com — Indonesia berduka atas kepergian salah satu maestro bulu tangkis terbaiknya, Iie Sumirat. Dijuluki ‘Meteor Bandung’, Iie meninggal dunia pada Selasa, 22 Juli 2025, di usia 74 tahun.

Sosok Langka di Dunia Bulu Tangkis

Iie Sumirat dikenal sebagai pebulutangkis dengan gaya bermain nyentrik dan tak terduga. Julukan ‘Meteor Bandung’ disematkan padanya karena pukulannya yang cepat, sulit ditebak, dan selalu mengejutkan lawan. Iie lahir di Bandung pada 15 November 1950 dan menutup usia di kota kelahirannya itu, menandai sebuah siklus kehidupan yang utuh.

Sebagai bagian dari “The Magnificent Seven” bersama Rudi Hartono dan Liem Swie King, Iie menjadi ikon bulu tangkis era 70-an. Ia adalah bagian dari tim yang membawa Indonesia menjuarai Piala Thomas 1976 dan 1979. Dalam final Piala Thomas 1979, tingkah laku jenakanya menarik perhatian publik internasional ketika ia menari ala Sunda di hadapan lawannya dari Denmark, Svend Pri, yang akhirnya ia kalahkan.

Baca juga:   Fajar/Fikri Siap Uji Peta Kekuatan Baru Ganda Putra di Malaysia Open 2026

‘Pembunuh Raksasa’ yang Mengalahkan Tembok China

Iie dikenal sebagai pemain yang tak gentar menghadapi siapa pun. Salah satu momen paling dikenang adalah ketika ia berhasil menaklukkan pebulutangkis China yang legendaris, Hoe Jiachang, dalam Kejuaraan Asia 1976 di Bangkok. Kemenangan itu membuatnya dijuluki sebagai ‘pembunuh raksasa’ karena Hoe kala itu dianggap sebagai salah satu pemain terkuat di dunia.

Baca juga:   Lolos Hadangan Michelle Li, Putri KW Soroti Masalah Kesabaran di India Open 2026

Pada usia 32 tahun, Iie pensiun sebagai pemain dan memilih jalur kepelatihan. Ia mendirikan klub PB Sarana Muda yang berkembang menjadi SGS Elektrik Bandung, tempat di mana bibit-bibit unggul bulu tangkis Indonesia dilatih, termasuk salah satunya Taufik Hidayat.

Warisan Abadi untuk Generasi Emas

Taufik Hidayat, anak didik sekaligus sosok yang sangat menghormati Iie, menulis catatan haru mengenang sang pelatih. Dalam catatan berjudul In Memoriam Iie Sumirat, Taufik menyebut bahwa Kang Iie bukan sekadar pelatih, tapi juga sosok orang tua yang membentuk karier dan karakter dirinya.

Baca juga:   Empat Varian Xiaomi Redmi Note 15 Series Resmi Masuk Pasar Indonesia

“Berbagai teknik pukulan istimewa yang tidak ada di buku manapun, saya pelajari dari beliau,” tulis Taufik. “Kang Iie membuat saya menjadi pemain dengan gaya bermain yang unik dan berbeda.”

Warisan terbesar Iie bukan hanya prestasi di lapangan, melainkan filosofi bermain dan semangat yang ditanamkannya ke generasi penerus. Kini, ‘Meteor Bandung’ telah pergi, namun nyalanya akan terus bersinar dalam sejarah bulu tangkis Indonesia.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: atlet bulu tangkis legendarisberita duka olahragabiodata Iie SumiratHoe JiachangIie SumiratIie Sumirat meninggallegenda bulu tangkis IndonesiaMeteor BandungPBSIpelatih bulu tangkispemain bulu tangkis Indonesiapiala thomassejarah bulu tangkis IndonesiaSGS Elektriktaufik hidayatTaufik Hidayat Wamenporathomas cup


Related Posts

All England 2026
HEADLINE

Raymond/Joaquin Tersingkir di Semifinal All England Open 2026

8 Maret 2026
Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, berpose dengan medali emas SEA Games 2025. (PBSI)
HEADLINE

Krisis Komitmen vs Loyalitas Tanpa Batas: Drama Pemanggilan Pemain Thomas & Uber Cup 2026

25 Februari 2026
Alwi Farhan juara
HEADLINE

Alwi Farhan Jadi Satu-satunya Juara Indonesia di Daihatsu Indonesia Masters 2026

25 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)
HEADLINE

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026

WWW.PASJABAR.COM – Samsung kembali menggebrak pasar ponsel pintar dunia dengan meluncurkan lini flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26...

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026
Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026

Highlights

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.