CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Libatkan Warga Lewat Sistem Maklun, Pebisnis Rajutan Garut Tembus Pasar Jawa Barat

Tiwi Kasavela
15 Agustus 2025
Pebisnis Rajutan Garut

Potret Mahasiswa KKN-T FKIP Unpas sedang mengunjungi Usaha Mikro, Kecil, Menengah Berkah Kembar Rajut di Desa Karyajaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Rabu (13/8/2025). (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Pebisnis Rajutan Garut

Ditulis oleh : Doni Setiawan/ Peserta KKN-T FKIP Unpas Desa Karyajaya

GARUT, WWW.PASJABAR.COM — Jajang Timan Alamsyah, atau akrab disapa Alam merupakan salah seorang pebisnis produksi karya rajutan seperti sweter, kardigan, kupluk, hingga tas dan dompet. Rumah produksi yang berdomisili di Desa Karyajaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut ini sudah berdiri sejak 15 tahun lalu hingga sekarang.

Saat ini, Alam sudah memasarkan dagangannya ke berbagai pasar, toko, hingga tempat pariwisata di Jawa Barat.

Perjalanan Alam memulai usahanya ini berawal dari keikutsertaan membantu pamannya dalam produksi karya rajutan. Kini, terhitung sudah 25 tahun Alam tekun menggeluti bidang perajutan hingga mampu membuat usahanya sendiri. Selain membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, Alam juga beberapa kali bersedia membantu mengenalkan bisnisnya pada masyarakat yang ingin memulai usaha karya rajutan sepertinya.

Baca juga:   Najwa Alifia, Mahasiswi Kreatif Dibalik Bisnis Rajutan yang Inspiratif

“Ada beberapa orang yang coba buka usaha rajut, lebih saya support untuk berdikari sendiri, belajarnya di sini,” ucapnya saat diwawancarai pada 13 Agustus 2025.

Dalam proses memproduksi karya rajutan, Alam banyak melibatkan warga sekitar, memanfaatkan jasa buruh lewat sistem maklun, yaitu meminta warga untuk membantu proses pembuatan karya rajutan dengan modal sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan.

 KKN-T FKIP Berikan Pelatihan Bagi Warga

Selain lewat sistem maklun, Alam juga pernah memberikan modal pelatihan bagi warga untuk belajar merajut.

Baca juga:   Irfan Mahasiswa FH Unpas Rintis Jadi Pembisnis Sekaligus Penegak Hukum

“Kebetulan sekarang lagi menggarap [motif] bunga, ada lewat sekelompok pengrajut wanita, kan mereka ilmunya sudah mumpuni di bidang sulam, saya suruh dia gitu, ‘coba kumpulkan ibu-ibu, dibikin kelompok terus dilatih, nah untuk operasionalnya dibiayai oleh kita gitu,” ujar Alam.

Alam menyatakan bahwa, terdapat kendala dalam memperluas pemasaran, khususnya saat bersaing dengan pebisnis media daring.

Menurutnya, pelaku usaha memerlukan waktu adaptasi yang cukup lama untuk terjun ke media daring. Selain itu, faktor kurangnya sumber daya manusia juga berpengaruh dalam mengelola pasar yang ada di media daring tersebut.

Baca juga:   FK Unpas Luluskan 42 Mahasiswa Angkatan Pertama Tahun Ini

“Memang agak menurun kalau kita gak ngimbangin sama dunia digital. Tapi secara keseluruhan, kendalanya persaingan pasar, persaingan harga,” jelasnya.

Salah satu peserta KKN-T FKIP Unpas Desa Karyajaya, Reza Faturohman, menjelaskan bahwa model yang ditawarkan sangat variatif, harga yang ditawarkan pun relatif murah dan berkualitas dibandingkan dengan barang yang serupa di Kota Bandung. Reza menyayangkan jika usaha yang diinisiasi Alam belum merambah ke media daring.

“Saran dari saya mungkin dicoba gitu buat memasarkannya di toko online juga, karena dengan barang yang ditawarkan pasti membuat masyarakat membeli karena punya daya tarik tersendiri,” terangnya. (*/tiwi)

# Pebisnis Rajutan Garut

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: garutKKNPebisnisRajutanunpas


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Hipertensi Disebut Silent Killer, Dokter Unpas Ingatkan Pemeriksaan Rutin

1 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Suasana Haru, Unpas Berangkatkan Empat Sivitas Akademika Naik Haji

30 April 2026
sppg
HEADLINE

SPPG di Kampus: Menyatukan Ilmu dan Pengabdian

30 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

avatar whatsapp
HEADLINE

Fitur Avatar WhatsApp Mulai Dihapus Bertahap untuk Semua Pengguna

5 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - WhatsApp, aplikasi pesan instan milik Meta, mulai menghentikan fitur avatar bagi pengguna Android dan iOS....

Bayern vs PSG Champions 2026

Bayern vs PSG Membara! Rekor Gol Liga Champions Barcelona Terancam Tumbang

5 Mei 2026
Xiaomi Mix

Rumor Xiaomi Mix 5 Meredup, Fokus Bergeser ke Xiaomi 18

5 Mei 2026
arsenal vs atletico madrid

Arsenal vs Atleti di Semifinal Liga Champions: Duel Penentuan ke Final, Siapa Lebih Siap?

5 Mei 2026
Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026

Highlights

Arsenal vs Atleti di Semifinal Liga Champions: Duel Penentuan ke Final, Siapa Lebih Siap?

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia Mulai Rp1,6 Jutaan

Beckham Putra Ungkap Krusialnya Kemenangan atas PSIM

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.