CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Babak Baru John Herdman di Timnas Indonesia: Membawa Prestasi atau Risiko Skandal Drone?

pri
1 Januari 2026
John Herdman. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP)

John Herdman. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — PSSI secara resmi telah menampung juru taktik asal Inggris, John Herdman, untuk menahkodai Timnas Indonesia. Herdman diproyeksikan memimpin Skuad Garuda menghadapi ajang besar seperti Piala Asia 2027 dan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2030. Namun, penunjukan ini memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta sepak bola internasional. Pasalnya, Herdman datang dengan reputasi yang sempat tercoreng akibat skandal skandal drone  yang mengguncang dunia olahraga Kanada.

Sebelum berlabuh di Indonesia, pelatih berusia 50 tahun ini sempat menganggur selama satu tahun pasca-terungkapnya aksi mata-mata tim lawan.

Jejak Prestasi yang Ternoda Skandal Drone Mata-Mata

John Herdman sebenarnya memiliki catatan karier yang mentereng di Amerika Utara.

Ia sukses membawa Timnas Putri Kanada meraih medali perunggu Olimpiade dan mencatatkan sejarah dengan mengantar Timnas Putra Kanada kembali ke panggung Piala Dunia pada 2022.

Baca juga:   Rata Kelulusan SMA/SMK Di Jabar Hampir Seratus Persen

Sayangnya, seluruh pencapaian tersebut kini dibayangi oleh “Skandal Drone”.

Investigasi independen dari federasi sepak bola Kanada (Canada Soccer) mengungkap bahwa aksi memata-matai sesi latihan tertutup tim lawan menggunakan drone telah dimulai sejak era kepemimpinan Herdman pada tahun 2018.

Detail Skandal Drone di Kanada

Berbeda dengan metode analisis taktik konvensional, skandal ini melibatkan tindakan yang dinilai melanggar kode etik dan disiplin berat:

  • Metode: Mengirim orang untuk menerbangkan drone di atas markas latihan rahasia tim lawan.

  • Tujuan: Mengetahui strategi, susunan pemain, dan skema bola mati lawan sebelum pertandingan dimulai.

  • Dampak: Skandal ini meledak di Olimpiade 2024 (di bawah asuhan Bev Priestman) dan menyeret nama Herdman sebagai dalang yang memulai budaya tersebut.

Baca juga:   Ranking FIFA Terbaru, Indonesia Naik Peringkat!

Pada sidang disiplin Maret 2025, Herdman terbukti melanggar kode etik, meskipun ia hanya dijatuhi hukuman berupa surat teguran keras—sebuah keputusan yang sempat diprotes media Kanada yang menuntut sanksi seumur hidup.

Pembelaan Diri John Herdman

Menanggapi berbagai tudingan miring, Herdman tetap bersikeras bahwa dirinya bekerja dengan integritas.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari Reuters, ia mengaku bangga dengan masa pengabdiannya di Kanada.

“Sepanjang karier saya, saya telah memimpin dengan integritas, transparansi, dan respek terhadap permainan. Saya tetap berfokus pada gairah saya untuk melatih dan membantu tim mencapai potensi terbaiknya,” tutur Herdman.

Ia menyatakan telah bersikap kooperatif selama proses investigasi dan kini siap menatap perjalanan baru di belahan dunia yang berbeda.

Baca juga:   Eril Belum Ditemukan, Perwakilan Keluarga Ridwan Kamil Bakal Nyusul ke Swiss

Harapan Baru untuk Skuad Garuda

Bagi Timnas Indonesia, kehadiran pelatih sekaliber Herdman diharapkan mampu memberikan lompatan kualitas di kancah Asia.

Namun, publik sepak bola Tanah Air juga memberikan peringatan keras agar integritas sepak bola Indonesia tetap terjaga.

Tantangan bagi Herdman di Indonesia bukan hanya soal meracik taktik di lapangan hijau, tetapi juga memulihkan nama baiknya dan membuktikan bahwa ia mampu meraih kesuksesan tanpa perlu menggunakan trik ilegal yang mencoreng sportivitas.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita bola nasionalJohn HerdmanKualifikasi Piala Dunia 2030pelatih Timnas IndonesiaPiala Asia 2027pssiSkandal Dronetimnas indonesiaTimnas Kanada


Related Posts

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)
HEADLINE

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Fabio Grosso sorot kinerja barisan pertahanan Sassuolo usai dibantai Juventus. (AFP/MARCO BERTORELLO)
HEADLINE

Grosso Buka Suara Usai Kekalahan Sassuolo: Soroti Blunder Jay Idzes dan Kualitas Elite Juventus

8 Januari 2026
Aksi Emil Audero Mulyadi (kuning) di laga Fiorentina vs Cremonese. Emil bikin 7 saves, namun Cremonese tetap kalah 0-1. (Foto: Andrea Martini/NurPhoto via Getty Images)
HEADLINE

Tembok Kokoh yang Runtuh di Menit Akhir: Tujuh Penyelamatan Emil Audero Meski Cremonese Takluk dari Fiorentina

6 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
HEADLINE

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang kritik terus menghantam Old Trafford pasca-keputusan manajemen Manchester United memecat Ruben Amorim dari...

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026
Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026
Ilustrasi Arsenal vs Liverpool. Foto: AFP/Darren Staples.

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

8 Januari 2026

Highlights

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.