CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 1 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Desember Kelabu dan Runtuhnya “Maresca Rule” di Stamford Bridge

pri
3 Januari 2026
Reaksi pelatih Enzo Maresca ketika Chelsea menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Fulham pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (26/12/2024).(AFP/GLYN KIRK)

Reaksi pelatih Enzo Maresca ketika Chelsea menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Fulham pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (26/12/2024).(AFP/GLYN KIRK)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Awal tahun 2026 menjadi akhir perjalanan bagi Enzo Maresca. Pelatih yang dikenal dengan filosofi permainan “catur” yang estetis ini harus mengepak koper dari London Barat setelah serangkaian hasil minor selama Desember 2025. Ini menandai rapuhnya Maresca Rule di berbagai laga yang berujung kekelahan beruntun Chelsea.

Meski menyumbangkan dua trofi internasional, Maresca tak luput dari kejamnya industri sepak bola yang hanya mengenal satu bahasa: Kemenangan.

Blunder Konyol dan Pertahanan yang Rapuh

Kekalahan dan hasil imbang Chelsea di penghujung tahun 2025 seringkali bermula dari kesalahan fundamental yang tidak kunjung diperbaiki.

  • Bumerang Lemparan Kedalam: Chelsea berulang kali kebobolan melalui skema lemparan ke dalam, seperti saat melawan Brentford dan Bournemouth.

  • Inkonsistensi Lini Belakang: Ketidakhadiran Levi Colwill memperparah situasi. Keputusan Maresca melakukan eksperimen posisi, seperti memaksa Jorrel Hato menjadi bek tengah atau menggeser Trevoh Chalobah ke bek kanan, justru merusak kohesi tim.

  • Kesalahan Individu: Blunder dari Tosin Adarabioyo dan Enzo Fernandez menjadi bukti bahwa rasa percaya diri yang tinggi tidak dibarengi dengan fokus yang prima di lapangan.

Baca juga:   Teka-teki Bek Kiri Maung Bandung: Bojan Hodak Akhirnya Buka Suara Menanggapi Rumor Kedatangan Eks Bintang PSG Layvin Kurzawa Ke Persib

“Maresca Rule” yang Absurd

Fans mulai mempertanyakan kebijakan rotasi Maresca yang dianggap ekstrem. Data menunjukkan adanya 85 kali pergantian pemain hanya dalam 16 laga awal musim.

  1. Rotasi Berlebih: Sering mengubah the winning team dengan alasan kebugaran, yang justru memicu inkonsistensi.

  2. Fleksibilitas Paksa: Menuntut pemain memerankan posisi yang bukan habitat aslinya (seperti bek tengah yang merangkap gelandang/inverted full-back).

  3. Eksperimen Gagal: Saat dibantai Leeds 1-3, Maresca membongkar komposisi sayap dan lini depan secara drastis, mengabaikan pemain kunci seperti Pedro Neto.

Baca juga:   Rumor Xabi Alonso Ke Liverpool Memanas: Florian Wirtz Antusias, Arne Slot Tertekan Usai Kekalahan Pahit Melawan Bournemouth

Front Internal dan Diplomasi Media

Kejatuhan Maresca tidak hanya terjadi di lapangan hijau, tetapi juga di ruang konferensi pers.

Ucapannya yang menyebut “48 jam terburuk karena kurangnya dukungan” dianggap sebagai serangan terbuka kepada manajemen dan pemilik klub.

Komunikasi yang buruk ini mempercepat retaknya hubungan internal yang sudah tegang akibat kebijakan transfer klub.

Kategori Catatan
Rekor Pertandingan 8 Menang, 6 Seri, 5 Kalah
Total Poin 30 Poin (Peringkat 5 EPL)
Warisan Trofi Liga Konferensi Eropa 2025, Piala Dunia Antarklub 2025
Durasi Jabatan 1,5 Tahun

“Saya tahu bahwa ini adalah industri di mana jika Anda tidak menang, semua orang akan mengeluh.” — Enzo Maresca

Antara Proyek Jangka Panjang atau Pragmatisme?

Pemecatan Maresca menambah daftar panjang pelatih elit yang “dibuang” oleh Chelsea, sejajar dengan nama-nama besar seperti Mourinho, Ancelotti, hingga Tuchel.

Baca juga:   Karier Onana di MU Tamat! Disanksi Gara-Gara Tarkam & Blunder Beruntun

Pertanyaan besar bagi fans The Blues tetap sama: Apakah klub benar-benar memiliki rencana jangka panjang, atau mereka hanya sekadar mengejar hasil instan dalam industri yang makin tak kenal sabar?

Kepergian Maresca mungkin meninggalkan lubang bagi mereka yang mencintai sepak bola ofensif.

Namun, seperti yang Anda tuliskan, bukan tidak mungkin ini adalah “jalan memutar” bagi sang pria Italia untuk suatu saat nanti menggantikan Pep Guardiola di Manchester City.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita bolaBlueCobursa transferchelseaEnzo Marescaliga inggrisMaresca RulePremier League 2026Profil PelatihStamford Bridge


Related Posts

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, berduel dengan penyerang Inter Milan Marcus Thuram. Inter Milan tampil dominan saat menundukkan Sassuolo dengan skor 5-0 dalam lanjutan pekan ke-24 Serie A 2025-2026 di Stadion MAPEI, Reggio Emilia, Senin (9/2/2026) dini hari WIB.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
HEADLINE

Jay Idzes Bersiap Punya Bos Baru? Sassuolo Lirik Ignazio Abate untuk Gantikan Fabio Grosso

30 April 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Hasil Epic Comeback! Libas Bhayangkara FC 4-2, Persib Bandung Kembali Rebut Takhta Klasemen

30 April 2026
Pelatih dan pemain Arsenal memberikan tepuk tangan usai pertandingan melawan Atletico Madrid. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
HEADLINE

Drama Rumput Metropolitano: Arsenal Curigai Taktik ‘Curang’ Simeone Sebelum Laga Semifinal

30 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Gianni Infantino menegaskan Iran akan tampil di Piala Dunia 2026 dan bermain di Amerika Serikat. (Karim JAAFAR / AFP)
HEADLINE

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

1 Mei 2026

VANCOUVER, WWW.PASJABAR.COM – Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan pernyataan tegas mengenai status keikutsertaan Iran di Papi Dunia...

Klasemen pekan ke-30 Super League makin panas usai Persib menang Bhayangkara FC. (Dok. Borneo FC)

Gusur Borneo FC, Persib Bandung Amankan Takhta Klasemen Super League Akhir April 2026

1 Mei 2026
lalu lintas lembang libur

Libur May Day, Lalu Lintas Lembang Dipadati Ribuan Kendaraan Wisatawan

1 Mei 2026
marc klok

Marc Klok Bongkar Amarah Bojan Hodak di Ruang Ganti

1 Mei 2026
Persib Bandung

Persib Bandung Memulai dengan Salah, Mengakhiri dengan Indah

1 Mei 2026

Highlights

Marc Klok Bongkar Amarah Bojan Hodak di Ruang Ganti

Persib Bandung Memulai dengan Salah, Mengakhiri dengan Indah

Hipertensi Disebut Silent Killer, Dokter Unpas Ingatkan Pemeriksaan Rutin

KAI Daop 2 Bandung Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Kereta

Ratusan Buruh KASBI Cimahi Berangkat ke DPR RI Rayakan May Day

Libur May Day, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Bandung Sejak Pagi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.