CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Ratusan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kota Cimahi berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional.
Mereka diberangkatkan menggunakan delapan unit bus dari Kota Cimahi pada Jumat pagi dengan tujuan Gedung DPR RI.
Dengan mengenakan atribut buruh, ratusan peserta aksi tampak berkumpul sejak pagi sebelum menaiki bus yang telah disiapkan. Mereka akan bergabung dengan ribuan buruh dari berbagai daerah untuk menyuarakan aspirasi terkait kondisi ketenagakerjaan di Indonesia.
Ketua KASBI Kota Cimahi, Siti Eni, menyampaikan bahwa pada peringatan May Day tahun ini pihaknya memberangkatkan sekitar 370 buruh. Mayoritas peserta aksi merupakan buruh perempuan yang ingin menyuarakan tuntutan mereka secara langsung kepada pemerintah.
“Kurang lebih ada 370 buruh yang kami berangkatkan hari ini. Kami akan bergabung dengan buruh dari daerah lain untuk menyampaikan aspirasi di Jakarta,” ujarnya.
Tuntutan Hapus Sistem Kerja Kontrak
Dalam aksi tersebut, para buruh KASBI Cimahi ini menuntut pemerintah untuk menghapus sistem kerja kontrak yang dinilai merugikan pekerja. Selain itu, mereka juga meminta perhatian lebih terhadap kesejahteraan buruh, termasuk jaminan kerja yang layak dan perlindungan hak-hak pekerja.
Siti Eni menegaskan bahwa perjuangan buruh tidak hanya soal upah, tetapi juga menyangkut kepastian kerja dan masa depan pekerja. “Kami ingin pemerintah lebih serius memperhatikan nasib buruh, terutama terkait sistem kerja kontrak yang tidak memberikan kepastian,” katanya.
Keberangkatan rombongan buruh ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Cimahi guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib hingga tiba di Jakarta.
Aksi ini menjadi bagian dari gelombang peringatan May Day 2026 yang dipusatkan di ibu kota, sekaligus momentum bagi buruh untuk menyuarakan aspirasi secara kolektif kepada pemerintah. (uby)












