BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Institut Teknologi Bandung (ITB) sukses menyelenggarakan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 pada Selasa (21/4/2026). Pelaksanaan ujian yang berlangsung dalam dua sesi berjalan lancar, tertib, dan kondusif di seluruh lokasi.
UTBK 2026 di lingkungan ITB digelar di tiga titik, yakni Kampus Ganesha serta dua sekolah mitra, SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 2.012 peserta terdaftar mengikuti ujian pada hari pertama. Dari jumlah tersebut, 1.973 peserta hadir atau sekitar 98,06 persen, sementara 39 peserta atau 1,94 persen tidak hadir.
Panitia memastikan seluruh rangkaian ujian berlangsung sesuai standar operasional yang ditetapkan. Selama pelaksanaan, tidak ditemukan kendala teknis berarti maupun kasus kecurangan. Suasana ujian pun terpantau kondusif sehingga peserta dapat mengikuti tes secara optimal.
Komitmen Inklusivitas dan Kelancaran Ujian
Sebagai bentuk komitmen terhadap kesetaraan akses pendidikan, ITB juga memberikan perhatian khusus kepada peserta disabilitas.
Pada hari pertama, panitia memfasilitasi tiga peserta berkebutuhan khusus, terdiri dari dua peserta tunarungu dan satu peserta tunadaksa, dengan pendampingan serta penjelasan instruksi secara komprehensif.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Irwan Meilano, menegaskan bahwa kampusnya menjunjung tinggi prinsip kesetaraan bagi seluruh peserta.
“Prinsip utama kami adalah memastikan setiap peserta mendapatkan kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami telah menyiapkan personel dan prosedur agar peserta dengan kebutuhan khusus tetap dapat mengikuti ujian dengan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat inklusivitas menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di ITB. “ITB adalah kampus yang terbuka dan inklusif bagi semua kalangan, termasuk teman-teman disabilitas,” tambahnya.
Koordinator Pelaksana UTBK ITB 2026, Achmad Rochliadi, turut mengapresiasi kedisiplinan peserta serta kesiapan infrastruktur di seluruh lokasi ujian.
“Kami mengapresiasi kedisiplinan para peserta. Kesiapan infrastruktur dan koordinasi yang baik menjadi kunci kelancaran hari pertama,” ujarnya.
Pada sesi kedua, sempat terjadi insiden satu peserta di lokasi SMAN 3 Bandung yang mengalami gangguan kesehatan. Tim medis segera memberikan penanganan, dan peserta tersebut kini dalam kondisi stabil.
Secara keseluruhan, ITB menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan UTBK secara profesional, adil, dan berintegritas. (*)












