BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – PT Bio Farma (Persero) terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kapasitas generasi muda melalui program Bio Farma Mengajar.
Kegiatan yang digelar di SMK Surya Pertiwi Cililin dan SMP Negeri 3 Cililin ini mengusung tema “Tanggap Kebencanaan dan Pengelolaan Sampah” sebagai upaya membangun kesadaran pelajar terhadap isu keselamatan, kesiapsiagaan, dan lingkungan sejak dini.
Program ini merupakan kolaborasi lintas fungsi di lingkungan Bio Farma yang melibatkan Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Health, Safety, Environment (HSE) & Biorisiko, serta Departemen Umum.
Melalui sinergi tersebut, perusahaan menghadirkan edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Kepala Departemen TJSL Bio Farma, Guruh Susanto, mengatakan program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan melalui pendidikan.
“Melalui program Bio Farma Mengajar, kami tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap isu kebencanaan dan lingkungan,” ujarnya.
Edukasi Kebencanaan dan Lingkungan Sejak Dini
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar tanggap kebencanaan, mulai dari pengenalan jenis bencana, langkah mitigasi risiko, hingga tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun rumah.
Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman terkait pengelolaan sampah melalui prinsip reduce, reuse, recycle (3R). Edukasi ini bertujuan mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber serta meningkatkan kepedulian terhadap dampak lingkungan.
Melalui pendekatan tersebut, Bio Farma berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pada sektor pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. (*)












