CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

David : Rencana Tata Ruang Wilayah Belum Efektif

admin
1 Juli 2020

David Abdillah Al Amin, usai sidang doktor, Ilmu Sosial Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik pascasarjana UNpas, pada Rabu (1/7/2020) di Aula Mandalasaba dr.Djoenjonan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung. (tan/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka promosi doktor David Abdillah Al Amin, mahasiswa Program Doktor Ilmu Sosial Konsentrasi Ilmu Administrasi  Publik pada Rabu (1/7/2020)  di Aula Mandalasaba dr.Djoenjonan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung.

Sidang Doktor yang diketuai oleh Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp. MSi. M.Kom serta penguji Direktur Pascasarjana Unpas sekaligus Oponen Ahli Prof.Dr.H.M.Didi Turmudzi M.Si. Turut hadiri sebagai tamu undangan Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih, S.I.P., M.Si. dan Komisi III Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat  Dr. dr. H. Herman Sutrisno M.M.

Dalam disertasinya, David mengambil judul Model Implementasi Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah Dalam Mewujudkan Pembangunan Kota Berkelanjutan di Kota Banjar (Studi Perda Kota Banjar No. 9 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjar).

doktor David Abdillah Al Amin, mahasiswa Program Doktor Ilmu Sosial Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik. (tan/pasjabar)

“Permasalahan pokok dalam penelitian ini di arahkan pada model implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah, yang dalam prakteknya belum berjalan secara efektif terutama mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan di Kota Banjar,” ujarnya kepada Pasjabar.

Baca juga:   Liburan Panjang, Stasiun Bandung Dipadati Penumpang

Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif analisis sedangkan jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif.

“Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa, terdapat faktor-faktor yang menyebabkan implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dalam mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan di Kota Banjar, dapat berjalan secara efektif yaitu Policy standards and objectives, The resources and incentives. The quality of inter-organizational relationship, The charactenstics of the Implementation agencies, The economic, social and political environment dan The ‘dispositon’ or response of the Implementers,” paparnya

Namun demikian, lanjut David berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor tersebut belum seluruhnya berjalan secara efektif. Adapun faktor-faktor yang belum berjalan secara efektif adalah Policy standards and objectives dan The ‘disposition’ or response of the implementers. Oleh karena itu masih terdapat masalah yang dihadapi berkaitan dengan kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sehingga belum dapat memberikan jalan terbaik dalam mengatur, memanfaatkan sebaik-baiknya tata ruang di wilayah dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan terutama sektor pembangunan yang ada di perkotaan.

Baca juga:   Promosi Doktor Ilmu Manajemen Nila Nurochani Ungkap Pengaruh Kualitas Layanan E-Banking di BSI Priangan Timur Jabar

“Di samping itu pula hasil penelitian mengemukakan bahwa Peneliti menemukan sebuah pengembangan model implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah dalam mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan di Kota Banja,  dari model top down menjadi model sintesa atau  hybrid dengan mengelaborasi kepentingan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Partisipasi Masyarakat. Artinya kebijakan RTRW ini baik dalam perencanaan maupun dalam implementasinya mengelaborasi dengan melibatkan pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Barat dan partisipasi masyarakat Kota Banjar.Walaupun kebijakan terdesentralisasi tapi pemerintah pusat dan provinsi tetap memiliki andil untuk mengendalikan dan mengawasi jalannya kebijakan rencana tataruang wilayah dalam mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan di Kota Banjar,” pungkasnya.

Baca juga:   Drama VAR dan Gol Menit Akhir: Alexis Mac Allister Selamatkan Wajah Liverpool di City Ground
David Abdillah Al Amin, mahasiswa Program Doktor Ilmu Sosial Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik Pascasarjana Unpas. (tan/pasjabar)

David Abdillah Al Amin dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar Doktor Sosial dengan IPK 3,62 dan hasil Yudisium sangat memuaskan.

Sementara itu, Komisi III Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat  Dr. dr. H. Herman Sutrisno M.M. menyampaikan bahwa penelitian yang dilakukan oleh David Abdillah Al Amin sangat bermanfaat bagi Kota Banjar dan ke depan diharapkan dapat diimplentasikan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada promotor dan penguji serta peneliti, hasilnya sangat memuaskan. Selamat kepada peneliti yang meraih strata tiga semoga hasil penelitian dan ilmu dapat diimplentasikan. Disertasi ini menyajikan penelitian yang sangat berguna bagi Kota Banjar, di mana ke depan diharapkan tata ruang di Kota Banjar tidak akan kaku, semakin banyak yang berinvestasi. Kami juga akan menerima masukan dan menindak lanjutinya, sebab tata ruang adalah hal yang penting” tandasnya. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pascasarjana unpaspasundansidang doktoruniversitas pasundan


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)
HEADLINE

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026

BANTEN, WWW.PASJABAR.COM – Pertandingan sengit akan tersaji pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 saat Dewa United FC...

Nyari Gawe

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

17 April 2026
Veda Ega Pratama menjalani latihan di Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras sebelum balapan di Moto3 Spanyol 2026. (Honda Team Asia)

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

17 April 2026
Persib Bandung

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

17 April 2026
halaman gedung sate

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026

Highlights

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

Sungai Citarum Gerus Jembatan di Ibun, Akses Antar Kecamatan Putus

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.