CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Covid-19 di Bandung Sudah Tahap Mengkhawatirkan

Yatti Chahyati
26 November 2020
Covid-19 di Bandung Sudah Tahap Mengkhawatirkan

ilustrasi (pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJBAR.COM — Ketua Harian Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna menegaskan, Kota Bandung dalam kondisi mengkhawatirkan terkait penyebaran Covid-19.

Berdasarkan catatan Ema, penambahan angka pasien terkonfirmasi covid 19 setiap hari hingga puluhan orang.

“Hal ini sangat mengkhawatirkannya. Karena sampai hari ini jumlah penderita akumulasi sebanyak 3.039. Dengan angka positif sebanyak 484 kasus,” ujar Ema kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Ema mengatakan, secara angka reproduksi masih terkendali karena masih di bawah 1, tapi positifiti rate-nya sudah di angka 21,53. Sehingga itu masuk ke dalam kategori mengkhawatirkan.

Baca juga:   Teddy Pardiyana Masih Pikir-Pikir Atas Vonis yang Diberikan Majelis Hakim

Menurut Ema, kamar yang digunakan untuk ruang isolasi juga sekarang sudah semakin berkurang. Dari 789 tempat, sudah terisi 713. “Sementara masih ada 79 kasus lagi yang waiting list,” tuturnya.

Karenanya Ema mengatakan pihaknya meminta kewilayahan untuk menyiapkan ruang khusus isolasi bagi orang yang tidak bergejala. “Kalau orang yang bergejala sudah dipastikan harus masuk rumah sakit,” tegasnya

Di sisi lain, Ema juga meminta masyarakat untuk menyadari pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

“Pandemi ini sudah berjalan sekitar 8 bulan masa harus selalu diingatkan terus oleh pemerintah. kami berharap kesadaran masyarakat juga tinggi karena kami memiliki keterbatasan untuk memantau semua aktivitas masyarakat di lapangan,” terangnya.

Baca juga:   Magis Michael Carrick Berlanjut: Benjamin Sesko Pastikan Kemenangan Dramatis Manchester United atas Fulham Skor 3-2

Untuk sektor usaha yang sudah di relaksasi Ema juga mengatakan akan melakukan evaluasi. Jika ada minimarket yang masih buka melebihi jam operasional maka harus ditutup.

“Aparat kewilayahan punya kewenangan untuk menutup tempat usaha yang melanggar aturan,” tegasnya.

Demikian juga dengan tenat usaha pariwisata, jika memang harus 59% dari kapasitas, ya harus 50%. Kalau ada pelanggaran, Ema mengatakan bukan tidak mungkin mencabut izin operasional.

Baca juga:   Kekeringan Ekstrem di Indonesia: 38 Daerah Alami Hujan Tak Turun Lebih dari Dua Bulan

“Kalau menurut perwal, bahkan jika ada pelanggaran maka boleh mencabut izin usaha,” tegasnya.

Jika kondisi memburuk, Ema mengatakan bukan tidak mungkin akan diberlakukan PSBB. Meskipun untuk penerapan PSBB, harus melalui proses yang panjang.

Sehingga untuk ke kesekian kalinya, Ema meminta warga untuk menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Apa susahnya sih tidak berkerumun. Kalau perlu, di dalam rumah juga terapkan protokol kesehatan tinggi, jangan langsung berinteraksi dengan keluarga sebelum kita membersihkan badan,” papar Ema. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: corona di bandungCOVID-19ema sumarnagugus tugas


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025
Ema Sumarna: Puskesmas hingga Damkar Buka 24 Jam Saat Malam Tahun Baru 2024
PASBANDUNG

Proses Pengunduran Diri Ema Sumarna Menunggu Pertimbangan BKN

15 Maret 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

# pasundan law fair 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan...

harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026

Highlights

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.