CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Mengenal UKM Bersejarah Mapak Alam Unpas

Yatti Chahyati
25 Januari 2021
Mengenal UKM Bersejarah Mapak Alam Unpas

Mapak alam Unpas. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam atau yang biasa dikenal dengan MAPAK ALAM Universitas Pasundan adalah salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang memiliki sejarah panjang dan reputasi handal melahirkan insan-insan berkualitas.

Sejak didirikan pada tanggal 28 Oktober 1979, di Linggarjati, Kabupaten Kuningan, MAPAK ALAM telah melahirkan 39 angkatan dan memiliki anggota lebih dari 500 orang.

Ketua Umum MAPAK ALAM UNPAS Dede Mohamad Soleh mengungkapkan latar belakang berdirinya MAPAK ALAM adalah atas dasar panggilan alam dan kesadaran akan perkembangan kehidupan, di mana mahasiswa memiliki dinamika dan idealisme yang  bertanggung jawab sebagai khalifah dibumi.

MAPAK ALAM berfokus pada kegiatan-kegiatan alam terbuka yang kental akan nilai-nilai pendidikan, kelestarian, petualangan, dan humanisme.

“Pengalaman-pengalaman yang kadang menantang nyali dalam interaksi langsung dengan alam terbuka dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal sangat menggugah perasaan yang muncul dari sanubari,” terangnya.

Organisasi kepecinta-alaman ini kemudian mengembangkan interaksi hampir di semua aspek, mulai dari kegiatan berorganisasi, lingkungan hidup, mendaki gunung, panjat tebing, susur goa, arung jeram, Search and Rescue serta penelusuran sungai dan laut semua menguasai dengan sangat baik bahkan hampir sempurna.

“Setiap anggota MAPAK ALAM akan memiliki semua keterampilan alam terbuka, bagaimana hidup di alam bebas, sampai dengan bagaimana melakukan pertolongan dan evakuasi pada kasus-kasus kecelakaan kegiatan di alam bebas dan kasus-kasus bencana alam,” urai Dede.

Baca juga:   Saka Cetak Gol Indah, Arsenal Tembus Semifinal UCL

Dede menambahkan bahwa MAPAK ALAM terdapat enam Spesialisasi diantarnya  Spesialisasi Gunung Hutan dan SAR yang berkegiatan dengan penelusuran hutan dan Pendakian gunung dengan muatan materi navigasi darat, survival, manajemen perjalanan. Perintisan jalur baru, ekspedisi pendakian gunung dan mengasah kemampuan terhadap kondisi dan situasi yang akan dihadapi dalam hutan,serta pembentukan anggota agar terampil dalam bidang Search and Rescue (SAR).

“Ke dua ada Spesialisasi Caving atau Speleologi yaitu Eksplorasi atau penelusuran goa secara horizontal dan vertikal, penelitian akan batuan, ornamen-ornamen, jenis hewan yang terdapat dalam goa, pemetaan goa serta pembentukan anggota agar terampil dalam bidang Vertical Rescue,” jelasnya.

Ke tiga yaitu Spesialisasi Bahari yang meliputi penyusuran pantai dan sungai, olahraga arus deras seperti arung jeram, penelitian eksperimental, pengamatan ekosistem bawah laut (snorkeling) serta pembentukan anggota yang terampil dalam bidang Water Rescue.

“Ke empat Spesialisasi Rock Climbing yaitu Pemanjatan tebing alam maupun buatan, melakukan ekspedisi besar atau kecil sesuai dengan standar safety Procedure Internasional. Serta mengembangkan anggota agar berprestasi di bidang panjat tebing baik tingkat Regional, nasional maupun internasional,” terangnya.

Baca juga:   Ini Nomor Urut Paslon Pilkada Serentak di Jabar

Ke lima, sambung Dede adalah Spesialisasi Lingkungan Hidup Pengamatan atau Penelitian terhadap lingkungan dalam bentuk inventarisasi vegetasi, stratifikasi vegetasi, pemetaan wilayah kritis dan konservasi alam serta menindak lanjuti penelitian dengan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kelestarian alam serta pembentukan anggota agar terampil dalam bidang environment rescue.

“Ke enam yakni Spesialisasi Keorganisasian yaitu mengembangkan anggota yang memiliki potensi dalam bidang organisasi agar terbentuk manusia-manusia yang tertib administrasi, paham akan birokrasi, percaya diri dan bertanggung jawab,” paparnya.

Adapun visi  MAPAK ALAM yaitu melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Misi Universitas Pasundan, Menjunjung Tinggi Kode Etik MAPAK ALAM, mematuhi Kode Etik Pecinta Alam,  mengembangkan bakat, minat dan penalaran dan mempererat rasa persaudaraan dan kekeluargaan.

“Kami juga memiliki misi di bidang mental yakni Mendidik jasmani dan rohani agar kuat dan tabah dalam menghadapi segala persoalan,” terangnya.

Sementara itu di bidang alam yaitu mengamati, mendayagunakan, dan melestarikan alam untuk dimanfaatkan bagi kehidupan manusia.

“Di bidang organisasi kami berupaya membina para anggota untuk percaya diri dalam melaksanakan kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab dan disiplin,” tandasnya.

Adapun di bidang umum yaitu mengadakan hubungan kerjasama dengan organisasi sejenis dan organisasi lainnya serta instansi pemerintah serta menyelenggarakan kegiatan-kegiatan lainnya sesuai dengan sifat, fungsi dan tujuan MAPAK ALAM.

Baca juga:   Drama Korea The Judge Returns Resmi Tayang di HBO Max

“Sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa di tingkat Universitas, MAPAK ALAM senantiasa membentuk mahasiswa menjadi mahasiswa yang memiliki Bara Jiwa Tegar, menjadikan jasmani dan rohani mahasiswa agar kuat dan tabah dalam menghadapi segala persoalan dan mengelola rasa takut tanpa alasan (phobia) didalam diri mahasiswa, untuk kemudian diminimalisir,” urainya.

Di samping itu, sambung Dede juga berupaya menggali dan mengembangkan rasa percaya diri mahasiswa secara maksimal dalam melaksanakan kewajiban penuh dengan rasa tanggung jawab dan disiplin, bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai bekal setelah menyelesaikan proses perkuliahan.

“Kami juga berupaya memberi mahasiswa keterampilan lapangan yang sangat berguna dalam proses belajar dan riset sebagai modal menjadi ilmuwan handal kelak dan membantu mahasiswa menjadi manusia seutuhnya, sehingga mahasiswa menjadi lebih berguna bagi kehidupan di sekitar mahasiswa, berbekal semua kearifan yang sangat bersahaja dari alam bebas. Jadikan hidup kita menjadi sangat berharga dengan jalan menerapkan nilai-nilai kemuliaan di dalam diri, keluarga, lingkungan dan masyarakat sekitar mahasiswa,” paparnya.

Terakhir ucap Dede adalah mengamati, mendayagunakan, dan melestarikan alam untuk  dimanfaatkan bagi kehidupan manusia dengan bijaksana. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:


Related Posts

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters
HEADLINE

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)
HEADLINE

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)
HEADLINE

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters
HEADLINE

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026

LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Pekan ke-33 Liga Inggris 2025/2026 akan menyuguhkan duel klasik penuh gengsi antara Chelsea vs...

Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
Hasil Inter vs Cagliari. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

18 April 2026

Highlights

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.