CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBISNIS

Ini Empat Pilar Penting Untuk Pulihkan Sektor Ekonomi Kreatif

Tiwi Kasavela
12 September 2021
Ini Empat Pilar Penting Untuk Pulihkan Sektor Ekonomi Kreatif

Ilustrasi (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Langkah pemulihan sektor ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada empat pilar, yaitu sumber daya manusia (SDM), pemberian insentif, perluasan pemasaran, serta inovasi terhadap produk dan jasa kreatif.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.

Ia mengatakan dalam acara webinar YES Goes To Campus, yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang berkolaborasi dengan Kemenparekraf, Sabtu (11/9/2021).

Menparekraf Sandiaga menjelaskan bahwa sumber daya manusia menjadi hal utama dalam pemulihan sektor ekonomi kreatif.

Karena SDM mampu memberikan nilai tambah terhadap produk dan jasa yang dihasilkan, dengan berbagai inovasi dan kreativitas.

Baca juga:   Menparekraf : Pelaku Ekraf Harus Lahirkan Produk Bernilai Tambah

Di samping itu, pemberian insentif dari pemerintah seperti bantuan akses permodalan, perluasan pemasaran untuk menjangkau pasar yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri juga perlu dilakukan.

“Sektor ekonomi kreatif ini menjadi harapan masyarakat terutama di tiga subsektor unggulan yaitu kuliner, kriya, dan fesyen. Karena sebanyak Rp1,100 triliun lebih sumbangsih ekonomi kreatif terhadap PDB nasional kita. Ini merupakan peluang yang bagus sekali untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar Menparekraf dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Dalam mengimplementasikan empat pilar tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf sendiri memiliki berbagai program, diantaranya program BEKUP (Baparekraf for Startup) untuk mendukung pertumbuhan start up digital dan meningkatkan nilai ekonomi digital di Indonesia, memalui mentoring dan up skilling.

Baca juga:   Hindari Pinjaman Ilegal, Pemprov Jabar Terus Dorong Kabupaten dan Kota Bentuk TPAKD

Lalu, Kemenparekraf juga memfasilitasi pelatihan bagi calon wirausaha muda. Di mana para calon wirausaha muda akan dilatih terkait pitching dan proses matchmaking dengan calon investor.

Kemudian ada program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP), Baparekraf Developer Day (BDD), Baparekraf Digital Talent (BDT), dan Baparekraf Game Prime. Selain itu, ada satu program unggulan Kemenparekraf yang baru saja diluncurkan yaitu Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI).

“Saya sendiri yang akan menjadi super mentor dalam Apresiasi Kreasi Indonesia ini, kita akan bantu publikasikan dan bangun jejaring. Dengan program AKI ini kita harapkan teman-teman semakin bersemangat dalam mengembangkan produk-produk ekonomi kreatifnya,” ujarnya.

Baca juga:   Pengelolaan Risiko Dinilai Sangat Baik, bank bjb Raih Penghargaan TOP GRC 2019

Menparekraf pun membagikan tips atau saran pada mahasiswa fakultas hukum UNNES yang ingin menjadi pengusaha sukses.

Mulailah dengan hal yang kita cintai, sehingga kita akan mencintai hal yang kita lakukan.

Kemudian, terapkan metode kerja 4as, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.

“Do what you love and love what you do. Dan kalau tidak berani membuka usaha sendiri, berjejaring, bersilaturahim. Memulai sesuatu kalau sendiri kita kadang-kadang sering merasa khawatir, tapi kalau kita berkolaborasi dengan kawan-kawan yang sevisi dan semisi insyaAllah usaha kita akan lancar dan maju dengan penuh semangat mencapai keberkahan,” kata Sandiaga. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Ekonomi Kreatif


Related Posts

lampion Imlek Bandung
HEADLINE

Jelang Imlek, Permintaan Lampion Ukuran Besar di Bandung Meningkat 

28 Januari 2026
pembongkaran teras cihampelas
HEADLINE

UMKM Teras Cihampelas Akan Turun ke Bawah Jembatan Pasopati

14 Januari 2026
Ekonomi Kreatif
HEADLINE

Crevolution 2025 Jadi Ruang Ekspresi Pelajar Bandung Bangun Ekonomi Kreatif

8 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas namun menyentuh bagi para muda-mudi di...

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026

Highlights

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.